Mengenai Saya

Foto Saya
Hai sobat-sobat terkasih dalam Tuhan Yesus Kristus, Selamat bergabung dalam Blog Catatan Khotbah Kristen, Catatan Kesaksian Harian dan Catatan Sekolah Minggu. Kami juga mengundang Saudara/i untuk tergabung dalam Facebook Diberkati N Memberkati (Sebuah forum untuk kita saling berbagi berkat, kesaksian, pengalaman dalam Tuhan Yesus, menguatkan & dikuatkan satu sama lain, semua untuk kemuliaan-NYA). Tuhan Yesus Memberkati dan Mengasihi Saudara/i :) Kami juga rindu bagi Saudara/i yang rindu untuk menghubungi kami, baik untuk memberikan kesaksian/ memerlukan dukungan Doa, dll, silahkan SMS ke Hotline: 081 222 40 2012 / e-mail: diberkatinmemberkati@gmail.com - (Jesus Christ is my All in All... He is Real... He Loves Us So Much.... Yohanes 14 : 6, Kata Yesus kepadanya: Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku. Yohanes 3:16, Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya (Tuhan Yesus Kristus) tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal).

Sabtu, 30 Agustus 2014

Ekspresi Kerajaan Allah (The Kingdom Expression) - Pdt. Riza Solihin


Ekspresi itu penting, Ekspresi itu menentukan. Betapa mengerikannya bila kita hidup dengan orang-orang yang semuanya tanpa ekspresi. 

Ada orangtua memiliki 2 orang anak, setiap kali orangtua ini pulang bepergian, ia selalu membelikan 2 bingkisan kecil untuk kedua anaknya. Ekspresi anak pertama selalu begitu girang, berterimakasih dengan memberi pelukan, ekspresi anak kedua biasa saja, apa kamu senang dengan bingkisan ini? Biasa saja. Tapi ini Papa carikan khusus untuk kamu, kamu senang? Biasa saja. Kedua anaknya benar tetap anaknya, namun, apakah lebih menyenangkan bila kita dikelilingi orang yang lebih ekspresif?

Mari kita buka Kejadian 14:17-22, 
"Setelah Abram kembali dari mengalahkan Kedorlaomer dan para raja yang bersama-sama dengan dia, maka keluarlah raja Sodom menyongsong dia ke lembah Syawe, yakni Lembah Raja. Melkisedek, raja Salem, membawa roti dan anggur; ia seorang imam Allah yang Mahatinggi. Lalu ia memberkati Abram, katanya: "Diberkatilah kiranya Abram oleh Allah yang Mahatinggi, Pencipta langit dan bumi, dan terpujilah Allah Yang Mahatinggi, yang telah menyerahkan musuhmu ke tanganmu." Lalu Abram memberikan kepadanya sepersepuluh dari semuanya."

Siapa yang sadar bahwa semuanya adalah dari Allah yang Maha Tinggi (El Elion)? (Pernikahanmu, keluarga, anakmu, bisnismu, keuanganmu, kesehatanmu, dsb), Sebagai bentuk ekspresi kita kepada Tuhan, persembahkan sepersepuluhnya untuk Tuhan.

Siapa yang sadar bahwa semua yang boleh anda alami, anda nikmati semuanya dari Allah yang Maha Tinggi? Ekspresikan kepada Tuhan.

Segala belalang pelahap dihalaukan.

Kisah Para Rasul dalam bahasa Inggris disebut Act (Kisah Roh Kudus yang bekerja di dalam Para Rasul)

Kisah Para Rasul 14:1, "Di Ikoniumpun kedua rasul itu masuk ke rumah ibadat orang Yahudi, lalu mengajar sedemikian rupa, sehingga sejumlah besar orang Yahudi dan orang Yunani menjadi percaya."

Garisbawahi kata "sedemikian rupa" (= Extra ordinary, excellent, luar biasa, tidak biasa-biasa, = Ekspresif)

Saya tidak akan berkhotbah dengan membeda-bedakan di antara 50 pendengar, 100, 1.000 pendengar, semua dilakukan dengan sedemikian rupa.

Jadi orang yang ekspresif, hasilnya luar biasa.

Kisah Para Rasul 14:2-7, "Tetapi orang-orang Yahudi, yang menolak pemberitaan mereka, memanaskan hati orang-orang yang tiak mengenal Allah dan membuat mereka gusar terhadap saudara-saudara itu. Paulus dan Barnabas tinggal beberapa waktu lamanya di situ. Mereka mengajar dengan berani, karena mereka percaya kepada Tuhan. Dan Tuhan menguatkan berita tentang kasih karunia-Nya dengan mengaruniakan kepada mereka kuasa untuk mengadakan tanda-tanda dan mujizat-mujizat. Tetapi orang banyak di kota itu terbelah menjadi dua: ada yang memihak kepada orang Yahudi, ada pula yang memihak kepada kedua rasul itu. Maka mulailah orang-orang yang tidak mengenal Allah dan orang-orang Yahudi bersama-sama dengan pemimpin-pemimpin mereka menimbulkan suatu gerakan untuk menyiksa dan melempari kedua rasul itu dengan batu. Setelah rasul-rasul itu mengetahuinya, menyingkirlah mereka ke kota-kota di Likaonia, yaitu Listra dan Derbe dan daerah sekitarnya. Di situ mereka memberitakan Injil."

Ketika para Rasul melihat ekspresi-ekspresi keadaan yang terjadi disekitarnya, jangan paksa Roh Kudus, jangan lawan Tuhan. Para Rasul sudah menangkap ekspresi dari Tuhan dan menyingkir ke daerah Likaonia. 

Kalau sudah tau investasi di daerah A jelek, jangan paksa Roh Kudus, berdoa paksa sampai terjadi sesuatu sesuai keinginan kita.

Jangan paksakan keadaan, jangan paksa Tuhan, kita harus lebih sabar. 

Kisah Para Rasul 14:8-10, "Di Listra ada seorang yang duduk saja, karena lemah kakinya dan lumpuh sejak ia dilahirkan dan belum pernah dapat berjalan. Ia duduk mendengarkan ketika Paulus berbicara. Dan Paulus menatap dia dan melihat, bahwa ia beriman dan dapat disembuhkan. Lalu kata Paulus dengan suara nyaring: "Berdirilah tegak di atas kakimu!" Dan orang itu melonjak berdiri, lalu berjalan kian ke mari."

Percayakah Anda bahwa yang Paulus lihat adalah ekspresi dari orang lumpuh sejak lahir itu ketika mendengar khotbah. Yes, itu saya, saya bisa disembuhkan, Paulus lihat ekspresinya dan ayat selanjutnya orang lumpuh itu sembuh.

Karena ekspresif, pertolongan cepat datang. Tapi kan Tuhan tau? Kan Tuhan ngerti? Tapi Tuhan mau kita mengekspresikannya. Semakin ekspresif, pertolongan Tuhan cepat datang.

Ketika ekspresi kita (ketaatan, penyembahan) menyukakan hati Tuhan, pertolongan Tuhan itu cepat datang.

Tuhan Yesus Memberkati.

Khotbah Minggu, 24 Agustus 2014
GBI Tampak Siring, Jakarta

Minggu, 17 Agustus 2014

Beritahu Umat-Ku soal Ketidaksabaran - Pdt. Aruna Wirjolukito


Pengkhotbah 10:4,
"Jika amarah penguasa menimpa engkau, janganlah meninggalkan tempatmu, karena KESABARAN MENCEGAH KESALAHAN-KESALAHAN BESAR."

Jenis kesabaran seperti apa yang dikatakan Firman Tuhan? Karena banyak keputusan-keputusan singkat yang kita buat tanpa pemikiran yang matang.

Pengalaman ketika membuat suatu kegiatan, perencanaan 80%, eksekusi pelaksanaan acara 20%, perencanaan yang matang mencegah kesalahan-kesalahan langkah, kurang komunikasi, pembengkakan biaya untuk kesalahan.

Lagu:
Tuhan Kurindu Masuk Dalam Hadirat-Mu
Jiwaku Menanti Bawaku Mendekat Kepada-Mu
Dalam Kemuliaan Kudus-Mu

Kunanti Engkau, Allah Kuasa, Dalam Kemuliaan yang Kudus
Kusembah Engkau, Allah Kuasa, Dalam Kemuliaan yang Kudus

Saat kita menantikan Tuhan, yang jadi Raja kita itu Tuhan (bukan diri kita).

Efesus 4:17-21, Manusia Baru "Sebab itu kukatakan dan kutegaskan ini kepadamu di dalam Tuhan: Jangan hidup lagi sama seperti orang-orang yang tidak mengenal Allah dengan pikirannya yang sia-sia dan pengertiannya yang gelap, jauh dari hidup persekutuan dengan Allah, karena kebodohan yang ada di dalam mereka dan karena kedegilan hati mereka. Perasaan mereka telah tumpul sehingga mereka menyerahkan diri kepada hawa nafsu dan mengerjakan dengan serakah segala macam kecemaran. Tetapi kamu bukan demikian. Kamu telah belajar mengenal Kristus. Karena kamu telah mendengar tentang Dia dan menerima pengajaran di dalam Dia menurut kebenaran yang nyata dalam Yesus"

Jangan salahkan buahnya, tapi akarnya, dosa adalah akarnya. Waktu kita mengalami hidup yang tidak indah, lihat akarnya, apa dosa penyebabnya.

Orang berdosa menaruh dirinya di bidang miring, tanpa harus diapa-apain, pasti menuju kepada kebinasaan - Jonathan Edwards. Mendengar khotbahnya itu mereka yang mendengarnya bertobat.

Mazmur 107:12, "maka ditundukkan-Nya hati mereka ke dalam kesusahan, mereka tergelincir, dan tidak ada yang menolong."

Mazmur 73:18, "Sesungguhnya di tempat-tempat licin Kautaruh mereka, Kaujatuhkan mereka sehingga hancur."

Sadari ketika anda hidup di dalam dosa, cepat minta ampun dan bertobat apabila Anda mendengar Firman Tuhan saat ini, keluar dari sana.

Mari kita belajar dari Alkitab, bagaimana dosa ketidaksabaran telah membuat hidup orang berikut ini jatuh:

1. Hazael

(Baca 2 Raja-Raja 2), Elia Naik Ke Surga

Elia waktu naik ke surga, ia didampingi oleh hambanya Elisa, waktu Elia naik, Elisa terima anugerah Tuhan. Elisa setelah menerima melakukan mujizat 2x lebih banyak dari Elia.

1 Raja-Raja 19:15-16, "Firman TUHAN kepadanya: "Pergilah, kembalilah ke jalanmu, melalui padang gurun ke Damsyik, dan setelah engkau sampai, engkau harus mengurapi Hazael menjadi raja atas Aram. Juga Yehu, cucu Nimsi, haruslah kauurapi menjadi raja atas Israel, dan Elisa bin Safat, dari Abel-Mehola, harus kauurapi menjadi nabi menggantikan engkau."

jadi Elia punya tugas 3, mengurapi Hazael, Yehu, dan Eliza, kerajaan Tuhan selalu estafet.

Baca 2 Raja-Raja 8:7-15

Hazael telah mendapat anugerah, mimpi, pernyataan Tuhan bahwa ia akan menjadi Raja Aram, menggantikan Benhadad, tapi Benhadad yang saat itu sedang sakit telah mendapat pernyataan bahwa Benhadad akan sembuh, lalu Hazael berpikir apabila Raja Benhadad tidak mati gimana ia dapat jadi raja? Hazael memutuskan untuk membunuh Benhadad, karena ia tidak sabar menanti waktunya Tuhan.

Maka, kalau anda dapat nubuatan, tanya sama hamba Tuhan itu / tanya sama Tuhan, perjelas. Hazael yang tadinya baik, begitu ia membunuh raja, sifatnya berubah total menjadi bengis. Dapat janji ga sabar. Dia mempercepat waktuNya TUHAN dengan caranya sendiri, maka karakternya berubah menjadi bengis penuh dosa.  

2. Abraham

(Baca Kejadian 16) Abraham dan Sarai tidak sabar menunggu waktu Tuhan memberikan keturunan, sehingga Sarai memberikan Hagar untuk berhubungan dengan Abraham, dan lahirlah Ismael yang berselisih paham dengan keturunan Ishak sampai saat ini.

3. Abimelekh

Baca Hakim-hakim 9 (Abimelekh menjadi raja di Sikhem)

Abimelekh membunuh 70 orang anak Yerubaal dan menghasut orang Sikhem agar dirinya menjadi Raja. Hanya tersisa Yotam anak Yerubaal yang selamat karena ia menyembunyikan diri. Yotam berkata kalau Abimelekh itu benar biarlah kalian semua bersukacita, tapi kalau Abimelekh itu salah biarlah semua Sikhem dan Abimelekh menanggung akibat perbuatannya sendiri.

Orang itu makanya ga boleh simpan sakit hati. Kalau tindakanmu benar, maka pasti semuanya akan berakhir baik, tapi kalau jahat pasti akan ada akibat yang menimpa di akhirnya.

Ayat 23, Allah membangkitkan semangat jahat (evil spirit) penduduk Sikhem untuk melawan Abimelekh.

Abimelekh itu baik, tapi karena ia ga sabar, sakit hati, dibalas semuanya, hingga tinggal Yotham.

Kalau anda tulus di hadapan Tuhan, pasti tahun-tahun ke depan hidupmu juga tetap lurus.

Saya tahu hati itu ada rasanya, makanya Gereja ada kegiatan HMC (Healing Movement Camp), supaya sakit hati cepat beres, banyak Doa , kalau betul kamu yang benar Firman Tuhan akan terjadi, semua yang diawali dengan kudus, endingnya kudus, semua yang diawali dengan najis tengahnya berantakan.

Berbahagialah orang yang mendengar Firman Tuhan dan merenungkannya (seminggu sekali?) Bukan, tapi Setiap hari.

4. Simei

1 Raja-Raja 2:36, Simei mengutuki Daud dan telah banyak sekali berbuat jahat kepada Daud, ia menyesal, Daud ampuni, tapi Simei itu orang jahat, Daud bilang sama Salomo hati-hati dengan Simei, Salomo panggil Simei dan berkata agar ia mendirikan rumah dan jangan keluar dari Yerusalem, kalau ia keluar ia mati, Simei setuju (1 Raj 2:36-38), tapi di ayat 39-40 Simei lupa janjinya untuk tidak menyeberang, karena hambanya (hamba adalah harta pada waktu itu) pindah ke Gat, ia mengejar mereka. 

Banyak lho orang yang karena harta meninggalkan Tuhan, melupakan janjinya sama Tuhan.

Simei diampuni Daud, tapi ia tidak pernah minta ampun sama Tuhan.

Makanya orang kalau hidup dalam dosa keputusan-keputusannya bisa salah.

Takut akan Tuhan dan jauhi kejahatan. Hidup kudus menjamin kita bisa ketemu sama Tuhan. Jangan sampai uang dan kekayaan membutakan kita.

Sesuatu yang diambil lebih cepat dari waktunya endingnya tidak enak, ingat.

5. Anak yang hilang

(Baca Lukas 15, Perumpamaan tentang anak yang hilang).

Anak bungsu yang tidak sabar dan merebut bagian warisan sebelum waktunya, lihat akhirnya semua habis dan bahkan ia harus sembunyi-sembunyi memakan ampas yang menjadi makanan babi. 

Untuk itu mari kita hindari ketidaksabaran. Persiapkan diri kita sungguh-sungguh, kedatangan Tuhan Yesus sudah sangat singkat. Seperti 5 gadis bijaksana yang menantikan Tuhan, kita mempersiapkan diri.

Pengkhotbah 10:4, "Jika amarah penguasa menimpa engkau, janganlah meninggalkan tempatmu, karena KESABARAN MENCEGAH KESALAHAN-KESALAHAN BESAR."

Goncangan masih banyak, masuklah dalam perlindungan Tuhan.

Kalau anda ga punya waktu cukup untuk berdoa dan baca Firman, mendengarkan suara Tuhan, TUNDA SEMUA KEPUTUSANMU, MENCEGAH ANDA SALAH AMBIL KEPUTUSAN.

Tuhan Yesus Memberkati.

Minggu, 17 Agustus 2014 
GBI Baranangsiang, Bandung

Jumat, 15 Agustus 2014

Pengakuan TUHAN vs Pengakuan Manusia - Pdt. Jahja Tjahaja

Selasa, 12 Agustus 2014

Hutang dan Pertolongan TUHAN - Ev. Vandy Steven

2 Raja-Raja 4:1-7, Minyak seorang janda
(1) Salah seorang dari isteri-isteri para nabi mengadukan halnya kepada Elisa, sambil berseru: "Hambamu, suamiku, sudah mati dan engkau ini tahu, bahwa hambamu itu takut akan TUHAN. Tetapi sekarang, penagih hutang sudah datang untuk mengambil kedua orang anakku menjadi budaknya." (2) Jawab Elisa kepadanya: "Apakah yang dapat kuperbuat bagimu? Beritahukanlah kepadaku apa-apa yang kaupunya di rumah." Berkatalah perempuan itu: "Hambamu ini tidak punya sesuatu apapun di rumah, kecuali sebuah buli-buli berisi minyak." (3) Lalu berkatalah Elisa: "Pergilah, mintalah bejana-bejana dari luar, dari pada segala tetanggamu, bejana-bejana kosong, tetapi jangan terlalu sedikit. (4) Kemudian masuklah, tutuplah pintu sesudah engkau dan anak-anakmu masuk, lalu tuanglah minyak itu ke dalam segala bejana. Mana yang penuh, angkatlah!" (5) Pergilah perempuan itu dari padanya; ditutupnyalah pintu sesudah ia dan anak-anaknya masuk; dan anak-anaknya mendekatkan bejana-bejana kepadanya, sedang ia terus menuang.(6) Ketika bejana-bejana itu sudah penuh, berkatalah perempuan itu kepada anaknya: "Dekatkanlah kepadaku sebuah bejana lagi," tetapi jawabnya kepada ibunya: "Tidak ada lagi bejana." Lalu berhentilah minyak itu mengalir. (7) Kemudian pergilah perempuan itu memberitahukannya kepada abdi Allah, dan orang ini berkata: "Pergilah, juallah minyak itu, bayarlah hutangmu, dan hiduplah dari lebihnya, engkau serta anak-anakmu." 

Amsal 13:22, "Orang baik meninggalkan warisan bagi anak cucunya, tetapi kekayaan orang berdosa disimpan bagi orang benar."

Tuhan mau kita mampu mencukupi hidup kita, bahkan lebihnya bisa memberkati orang lain.

Hutang uang bayar dengan uang, Tuhan membuat mujizat sehingga janda tersebut bisa memperoleh uang dan membayar hutangnya. Tidak berarti dengan berdoa meminta ampun pada Tuhan lalu kita tidak perlu membayar hutang kita, hutang dibereskan.

Elisa bertanya apa yang kamu punya di dalam rumah? Itu yang sering Tuhan pakai untuk membuat terobosan, apa yang ada di dalam rumah kita / dari apa yang kita punya, yang ada pada kita saat ini.

Mujizat 5 roti 2 ikan juga dari apa yang mereka punya. Bagaimana cukup bisa memberi makan 5.000 orang laki-laki belum termasuk perempuan dan anak-anak? Tapi bagi Tuhan tidak ada yang mustahil.

Tuhan pakai dari apa yang ada di kita. First thing first, utamakan cari Kerajaan Allah dulu. Sedikit atau banyak itu bukan masalah bagi Tuhan.

1 Samuel 14:6b, "sebab bagi TUHAN tidak sukar untuk menolong, baik dengan banyak orang maupun dengan sedikit orang."

Jangan kebanyakan lihat banding-bandingin rumput tetangga lebih hijau. Perhatikan rumput kita, sirami, rawat, urusi. 

Jangan anggap remeh hal-hal yang kecil / tersisa di hidup kita. 

Gelas aqua yang isinya sedikit, yang tersisa bagian kita, yang kosong bagian Tuhan untuk beracara membuatnya penuh. Apa yang kita lihat? 1/2 penuh atau 1/2 kosong? Orang yang melihat 1/2 penuh terfokus pada isinya, namun yang melihat 1/2 kosong terfokus pada kosongnya/ kekurangan yang tidak adanya.

Tuhan ga minta kita melakukan yang kita ga bisa, pasti yang kita bisa.

2 Raja-Raja 4:3, "tetapi jangan terlalu sedikit" kenapa ga dibilang jumlah pastinya, misalnya 20 tempayan, 30, dll ? Karena hal itu tergantung iman kita dan pengenalan kita sama Tuhan.

Makanya sebelum melangkah, beriman kepada Allah yang besar.

Sekalipun iman kita kecil, berharaplah kepada Allah yang besar.

2 Raja-Raja 4:6, "Tidak ada lagi bejana." Lalu berhentilah minyak itu mengalir."
Minyak itu mengikuti botolnya, ketika botolnya habis baru minyak itu berhenti. Ambillah botol-botol kosong, bantu beban orang lain juga.

Jadilah seperti yang Tuhan mau, inilah sukses. Sudahkah kita hidup menyukakan hati Tuhan? Yes or No?

Tuhan Yesus Memberkati.

Khotbah Minggu, 3 Agustus 2014
GBI Tampak Siring, Jakarta

Selasa, 05 Agustus 2014

Pastor's Message Agustus 2014 - Pdt. Ir. Niko Njotorahardjo

Senin, 21 Juli 2014

3 Arti Berbahagialah Orang yang MISKIN di Hadapan Allah - Pdt. Onna Tahapary

(Saya berdoa agar semua yang menerima Firman Tuhan ini untuk memiliki mata hati yang terbuka untuk berani mengaminkan setiap Firman Tuhan dan menghidupinya)

Matius 5:3
"Berbahagialah orang yang MISKIN di hadapan Allah, 
karena merekalah yang empunya Kerajaan Surga."

"Blessed are THE POOR IN THE SPIRIT; 
for theirs is the kingdom of heaven"

Mereka yang miskin di hadapan Allah ialah : 

1. Orang yang menyadari anda siapa, dan Tuhan itu siapa (orang yang tidak sadar biasanya sulit diatur, sulit taat)

Kerajaan Allah (Basilea) : Pemerintahan Tuhan dalam setiap aspek hidup kita.

= terbiasa menyadari siapa Tuhan dan siapa kita, sehingga ketika Tuhan memberikan perintah, kita dapat mentaatinya dalam setiap aspek kehidupan kita.

Lukas 18:11-14, "Orang Farisi itu berdiri dan berdoa dalam hatinya begini: Ya Allah, aku mengucap syukur kepada-Mu, karena aku tidak sama seperti semua orang lain, bukan perampok, bukan orang lalim, bukan pezinah dan bukan juga seperti pemungut cukai ini; aku berpuasa dua kali seminggu, aku memberikan sepersepuluh dari segala penghasilanku. Tetapi pemungut cukai itu berdiri jauh-jauh, bahkan ia tidak berani menengadah ke langit, melainkan ia memukul diri dan berkata: Ya Allah, kasihanilah aku orang berdosa ini. Aku berkata kepadamu: Orang ini pulang ke rumahnya sebagai orang yang dibenarkan Allah dan orang lain itu tidak. Sebab barangsiapa meninggikan diri, ia akan direndahkan dan barangsiapa merendahkan diri, ia akan ditinggikan."

Pemungut cukai yang menyadari tentang siapa dia dan siapa Tuhan lah yang pada akhirnya memperoleh belas kasihan Tuhan, bukan orang Farisi yang berusaha meyakinkan Tuhan dengan jasa-jasa yang dilakukannya.

Orang Farisi bicara terlalu banyak, tapi tidak menelaah diri banyak, Tuhan tidak menjadi prioritas melainkan dirinya sendiri.

Tuhan gampang berdaulat pada orang-orang yang transparant apa adanya di hadapan Tuhan, dibanding orang yang berusaha mengangkat dirinya sendiri.

Dibanding dengan Tuhan kita ini jauh lebih kecil, bodoh, pandangan kita tidak sejauh yang kita yakin kita miliki.

2. Orang yang terbiasa hidup dalam pertobatan 

Lukas 5:30-32, "Orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat bersungut-sungut kepada murid-murid Yesus, katanya: "Mengapa kamu makan dan minum, bersama-sama dengan pemungut cukai dan orang berdosa?" Lalu jawab Yesus kepada mereka, kata-Nya: "Bukan orang sehat yang memerlukan tabib, tetapi orang sakit; Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, tetapi orang berdosa, supaya mereka bertobat."

Bertemulah dalam kebenaran dan putuskan untuk bertobat. Kita hanya disebut sebagai orang benar karena acuan kita adalah Firman Allah.

1 Timotius 1:16, "Tetapi justru karena itu aku dikasihani, agar dalam diriku ini sebagai orang yang paling berdosa, Yesus Kristus menunjukkan seluruh kesabaran-Nya. Dengan demikian aku menjadi contoh bagi mereka yang kemudian percaya kepada-Nya dan mendapat hidup yang kekal."

Kita ini "Saved by the Grace" (Diselamatkan karena Anugerah)

Bertobat artinya merasa jijik dengan dosa, sehingga dengan sadar memutuskan untuk memuntahkannya keluar dan tidak akan menjilatnya lagi.

Orang yang hanya menyesal terhadap dosa dan besok buat lagi tidak miskin di hadapan Allah.

Orang yang miskin di hadapan Allah gampang diperintah sama Tuhan, karena dengan melakukan perintah Tuhan, kita pasti selamat, bukan menurut pertimbangan kebodohan kita sendiri.

3. Orang yang memiliki kebergantungan utuh terhadap kuasa yang lebih tinggi

Kita selama ini bergantung pada apa? Kepintaran, pertimbangan, pengalaman, kita sendiri atau kepada Tuhan?

Kita tidak taat, kita habis karena kita keluar dari sumber kita bergantung.

Expresi orang miskin adalah berani bergantung utuh kepada Tuhan, merekalah yang memiliki harta kekal yang tidak akan diambil.

Semua yang kita punya adalah Pemberian dari TUHAN. 1 Korintus 4:7, "Siapakah yang menganggap engkau begitu penting? Dan apakah yang engkau punyai, yang tidak engkau terima? Dan jika engkau memang menerimanya, mengapakah engkau memegahkan diri, seolah-olah engkau tidak menerimanya?"

Sia-sia orang bekerja keras kalau Tuhan tidak perintahkan berkat datang, maka kita harus Poor in the Spirit, supaya dia perintah apa saja, kita selamat.

Kesimpulan : 
Berhenti banyak bicara, telaah diri lebih banyak, 
Berhenti jadi orang yang merasa diri paling betul, hidup dalam pertobatan lebih banyak, Berhenti dari merasa diri mampu, dan bergantung penuh pada Tuhan.

Tuhan Yesus Memberkati. 

Khotbah Minggu, 20 Juli 2014
GBI Baranangsiang, Bandung

Senin, 07 Juli 2014

Siraman Kesegaran Firman Tuhan untuk Jiwa Anda - Pdt. Christie Moore



Firman Tuhan adalah Roh dan Hidup, tidak masalah dimanapun Anda duduk atau berada saat ini, Firman-Nya akan terimpartasi dan mengerjakan sesuatu yang dahsyat dalam hidupmu, apabila Anda membuka hati untuk Tuhan.

Anda tidak akan sama lagi setelah menerima Firman ini.

* Tuhan akan membawa dan mengubah kita dari kemuliaan kepada kemuliaan

* Tuhan akan membawa dampak dalam bagian hidup kita yang terdalam, yaitu roh, jiwa, tubuh kita. Saat Firman disampaikan, terima pemulihan dari Tuhan, tidak perlu selalu ada penumpangan tangan karena tangan Tuhan sendiri akan ditumpangkan atas kita.

Saat kita bekerja di depan komputer kita, kita hanya menerima banyak informasi tapi tidak merubah kita, tapi saat kita berhadapan dengan Tuhan (bersekutu, menyembah, tersungkur, duduk di hadapan Tuhan dimanapun kita)  hadirat-Nya mengubahkan kita, Firman-Nya Tuhan berbicara dalam hati kita dan kita diubahkan.

Tuhan Yesus sangat mencintai Saudara.

* Banyak orang yang bertanya-tanya dan kehilangan jati diri, Who am I ? Siapakah aku ini Tuhan? Tuhan menjawab : You are MINE (Engkaulah milik-Ku)

1 Petrus 2:9-10, "Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib: kamu, yang dahulu bukan umat Allah, tetapi yang sekarang telah menjadi umat-Nya, yang dahulu tidak dikasihani tetapi yang sekarang telah beroleh belas kasihan."

Efesus 2:1-7 (Semuanya adalah kasih karunia)

Ayat 1, "Kamu dahulu sudah mati karena pelanggaran-pelanggaran dan dosa-dosamu. 

Ayat 4-5, "Tetapi Allah yang kaya dengan rahmat, oleh karena kasih-Nya yang besar, yang dilimpahkan-Nya kepada kita, telah menghidupkan kita bersama-sama dengan Kristus, sekalipun kita telah mati oleh kesalahan-kesalahan kita oleh kasih karunia kamu diselamatkan

Ayat ini bukan bicara mati secara jasmani, tapi secara rohani. Terpisah dari Tuhan, sedangkan upah dosa ialah maut.

Kitalah milik kepunyaan Allah sendiri, kita istimewa dan tampil berbeda, artinya meskipun dalam keadaan tidak baik, karena kita mengenal Tuhan Yesus, kita dapat menunjukkan sikap yang memuliakan Tuhan.

Hiduplah sebagaimana Kristus hidup. Anda ditentukan menjadi anak-anak terang, kegelapan tidak punya otoritas apapun dalam hidup kita. Bangkitlah !

Ingatlah tulah-tulah yang di Mesir, Tuhan menghukum orang Mesir karena dewa-dewanya, tapi bangsa Israel dipisahkan di Tanah Gosyen karena mereka milik kepunyaan Tuhan sendiri. Kegelapan mengelili sekitar Gosyen, tapi dimana ada Hadirat Tuhan, kehadiran Tuhan disitulah terdapat terang.

Mungkin Anda dikelilngi kegelapan, tapi bersama Tuhan kita lah terang. Tuhan menerangi kita, kita telah pindah dari gelap kepada terang.

Take the Light (His Presence with You). 
Terimalah terang Tuhan, Hadirat-Nya bersama kita.

Tuhan Yesus Memberkati.

Khotbah Minggu, 6 Juli 2014
GBI Baranangsiang, Bandung

Sabtu, 05 Juli 2014

Rahasia Kebenaran Firman Tuhan dan Mujizat


Kehendak TUHAN pada zaman ini adalah mencurahkan ROH KUDUS secara besar-besaran, Pentakosta yang ketiga, dimana 3 generasi akan dipakai Tuhan dengan luar biasa.

Setiap Saudara bukanlah orang-orang yang biasa, tetapi luar biasa.

Siapa yang mau dipakai Tuhan luar biasa?
Siapa yang yakin pasti akan dipakai Tuhan luar biasa?
Mengapa kita yakin?
= Karena inilah Kehendak Tuhan.

Tuhan ga mau kita bertahun-tahun menjadi orang Kristen yang biasa.

Bagaimana caranya supaya mujizat Tuhan terjadi dalam hidup kita:
1. Berharap hanya kepada Tuhan Yesus
2. Dalam keadaan apapun tidak pernah menyangkal atau meragukan Tuhan Yesus, tetap selalu percaya

Untuk itu harus membaca Alkitab setiap hari. Bagaimana bisa taat Firman kalau ga pernah baca Firman Tuhan?

Yohanes 8:31b-32, "Jikalau kamu tetap dalam firman-Ku, kamu benar-benar adalah murid-Ku dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu."

Mujizat bukan untuk yang akan datang, tapi untuk saat kita percaya, apa surat bukti kepemilikan mobil anda? BPKB. 

Apa surat bukti kita untuk menerima mujizat? IMAN kita, saat ini juga, seketika ini juga mujizat itu terjadi.

Dalami Firman Tuhan yang dahsyat luar biasa, mengapa ada orang-orang Kristen yang biasa-biasa? Karena mereka tidak sungguh-sungguh mendalami Firman.

Waktu kita mengenal Firman Tuhan, Firman itu akan memerdekakan kita.

Imanmu menyelamatkan engkau, Imanmu menyembuhkan engkau (Yairus, perempuan yang sakit pendarahan, mujizat atas orang lumpuh yang menerobos atap rumah, dan banyak lagi)

Saudara dan Saya adalah orang-orang yang berhak menerima setiap janji Allah dalam hidup kita.

Pertanyaannya, Iman itu gampang atau susah?

BERSYUKUR, ucapkan syukur atas keadaan yang boleh diizinkan anda alami, dan muliakan Tuhan, perkatakan kebesaran Tuhan, perkatakan Firman Tuhan.

Mengapa kadang Iman kita bisa hilang atau drop? Karena kita mau Tuhan melakukan sesuatu seperti cara kita.

Iman timbul karena pendengaran akan Firman Kristus, makanya kita perlu baca Alkitab.

Ambil kesembuhan dan mujizat itu, tidak hanya pasrah sembuh. Tuhan tidak tergerak dengan kebutuhan manusia, tapi Tuhan tergerak ketika Ia melihat Iman dalam kita.

Iman perlu tindakan, Perempuan yang sakit pendarahan itu bertindak, menyentuh jubah Tuhan Yesus dan sembuh.

Baca Alkitab sehari 10 pasal (1 jam) 4 bulan selesai 1 Alkitab. Tuhan melihat apakah kita benar-benar Haus dan Lapar akan Firman Tuhan atau tidak. Kalau kita bilang Tuhan aku rindu sama Engkau, mana buktinya? Tuhan melihat semuanya.

Yohanes 14:15-17, "Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti segala perintah-Ku. Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya, yaitu Roh Kebenaran. Dunia tidak dapat menerima Dia, sebab dunia tidak melihat Dia dan tidak mengenal Dia. Tetapi kamu mengenal Dia, sebab Ia menyertai kamu dan akan diam di dalam kamu."

Bukti kita mengasihi Tuhan adalah kita taat sama Tuhan, untuk taat kita harus baca Alkitab.

Kalau kita mengasihi Tuhan, Ia memberikan Roh Penolong untuk kita. Waktu Roh Kudus menyertai kita, Dia diam dalam kita, kita dalam Dia, maka Mujizat itu akan terjadi, dan saat kita berdoa untuk orang lain mujizat terjadi.

Matius 21:13-14, Tuhan Yesus menyucikan Bait Allah. 

Siapa yang ingin Bait Allah nya dibersihkan? Siapa yang bisa membersihkannya? Tuhan Yesus yang empunya. Caranya baca Alkitab dan hidup sesuai Firman Tuhan, maka Mujizat akan terjadi.

Kerajaan Allah bicara soal Kuasa, dunamis, kekuatan, kuasa, kemampuan Allah. Kita tidak akan menjadi orang yang pasrah kalau kita mengerti, karena Roh Kudus menyertai kita.

Kisah Para Rasul 10:38a, "yaitu tentang Yesus dari Nazaret: bagaimana Allah mengurapi Dia dengan Roh Kudus dan kuat kuasa"

Allah mengurapi Dia dengan Roh Kudus yang kuat kuasa, Tuhan Yesus lah contoh bagaimana pengaruh Roh Kudus.

Rugi besar apabila kita sebagai orang Percaya Tuhan tapi tidak mengalami apa-apa karena kita tidak mengerti Kebenaran Tuhan.

Saya harus ketemu Tuhan, saya harus dijamah Tuhan. Saudara harus jadi orang-orang yang Haus dan Lapar akan Tuhan, Roh Kudus akan mengurapi kita semua, dan terima dengan Iman.

Pengurapan perlu visi, pengurapan adalah kemampuan Ilahi yang Tuhan berikan untuk kita menggenapi visi Tuhan. Waktu anda terima Visi isi hati Tuhan untuk memenangkan jiwa, anda akan mengerti semuanya.

Tuhan Yesus Memberkati.

Khotbah Minggu, 29 Juni 2014
GBI Tampak Siring, Jakarta

Selasa, 24 Juni 2014

BERLINDUNG PADA TUHAN (Kingdom Mentality) - Pdt. Dwi Sumarsono

Mazmur 91:2,
"Tempat perlindunganku dan kubu pertahananku, Allahku yang kupercayai."

Mazmur 118:8, 
"Lebih baik berlindung pada TUHAN dari pada percaya kepada manusia."


Ayat ini ditujukan kepada orang yang sudah mengenal siapa Tuhannya.


Filipi 2:5-7, "Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus, yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan, melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia."

Kehadiran Tuhan Yesus di bumi merombak tata cara dan berbagai pandangan yang dianggap baik menurut manusia dalam periode Silent Years (sekitar 200-400 tahun di mana Tuhan sama sekali tidak berbicara kepada umat-Nya, peralihan dari zaman Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru)

Matius 5, Khotbah di atas bukit (Ucapan Bahagia), Yesus dan hukum Taurat, Matius 6, Doa Bapa Kami, dan lain-lain menyatakan apa saja yang menjadi mentalitas kerajaan sorga yang Tuhan ingin kita miliki.

Contoh aturan lama bahwa yang kedapatan berbuat zinah harus dihukum mati, tapi Tuhan Yesus membuat perubahan, yang tidak berdosa boleh melemparkan batu yang pertama kali kepada wanita itu, tak seorangpun berani melempar dan satu per satu meninggalkan tempat. Tuhan Yesus datang membawa pengampunan.

Matius 5:3, bukan orang yang kaya yang berbahagia, tapi yang miskin di hadapan Allah (menjadi orang yang tidak mampu berbuat apa-apa kecuali karena perkenanan dan pertolongan Tuhan)

Mazmur 118:8 dalam bahasa Inggrisnya, "It is better to HAVE FAITH (TRUST) in the LORD", dalam bahasa aslinya "khaw-saw" (baca chasah), artinya have hope, make refuge, put trust, really hope (pengharapan yang sungguh-sungguh nyata, meskipun faktanya belum nyata).

Di Alkitab ditemukan 387 ayat menggunakan kata "khaw-say" ini, terbanyak 63 ayat dalam Kitab Mazmur.

Satu kebenaran yang diulang hingga 387 kali tentunya adalah Kebenaran yang betul-betul akan memerdekakan kita.

Percaya, Berharap, dan Berlindung kepada Tuhan, bukan lagi pilihan, tapi kewajiban.

Kalau kita kaya, itu tidak apa-apa, karena Tuhan rindu memberkati kita. Tapi, kalau kita menaruh harapan dan kepercayaan kepada kekayaan kita, maka itulah yang menggagalkan seseorang masuk Surga. Maka dari itu Tuhan katakan, lebih mudah seekor unta masuk lubang jarum dibanding orang kaya masuk Kerajaan Surga.

Lebih baik berlindung kepada Tuhan, dan menjadi miskin di hadapan Tuhan, dibanding percaya kepada manusia (kepada keahlian, kepandaian, pengalaman kita sendiri)

Ciri-Ciri orang yang berlindung kepada Tuhan :
1. Percaya akan Firman Tuhan
2. Tidak Sombong
3. Menantikan Kuasa (Pentakosta ke 3)

Pentakosta ke 3 :
* Roh Kudus Datang (Yoh 14:1-15)
* Supaya kita selamat sempurna (Ibrani 7:25)
* Roh Kudus sebagai Raja dan Bapa

Ibrani 7:25, "Karena itu Ia sanggup juga menyelamatkan dengan sempuna semua orang yang oleh Dia datang kepada Allah. Sebab Ia hidup senantiasa untuk menjadi Pengantara mereka."


Ada begitu banyak generasi yang kehilangan Figur Bapa di Surga (Roh Kudus diutus Bapa untuk menjadi Roh Penolong bagi kita di bumi ini), untuk itu orang yang memiliki Kingdom Mentality adalah orang yang memiliki hubungan intim dengan Bapa di Surga (Roh Kudus).

Mari kita lihat contoh dari jendela dunia, seorang yang begitu terkenal bernama John Lennon berkata, "Maybe if I'd had a father like you, I would have been a better person." (mungkin apabila saya memiliki seorang ayah sepertimu, saya telah menjadi orang yang lebih baik)

Lihatlah text lagu yang digemari di seluruh dunia ini, nada merdu tapi lihatlah beberapa cuplikan textnya, keluhan-keluhan seorang anak yang ditinggalkan ayah dan ibunya.

Mother you had me, but I wanted you
You didn't want me, So I, I just got to tell you
Good bye, good bye


Father, you left me, but i never left you
I needed you, You didn't need me
So I, I just got to tell you
Good bye, good bye

Momma don't go, Daddy come home

(Inilah tangisan, bukan nyanyian biasa, ia mengerang dan menyesali mengapa ia dilahirkan, betapa memilukan tangisannya)

Mari kita pejamkan mata dan merenungkan begitu kita memerlukan Roh Kudus, figur Bapa Pengganti (Tuhan Yesus naik ke Surga dan tidak pernah meninggalkan kita sebagai yatim piatu). 

Tuhan Yesus Memberkati. 

Khotbah Minggu, 22 Juni 2014
GBI Baranangsiang, Bandung