Mengenai Saya

Foto Saya
Hai sobat-sobat terkasih dalam Tuhan Yesus Kristus, Selamat bergabung dalam Blog Catatan Khotbah Kristen, Catatan Kesaksian Harian dan Catatan Sekolah Minggu. Kami juga mengundang Saudara/i untuk tergabung dalam Facebook Diberkati N Memberkati (Sebuah forum untuk kita saling berbagi berkat, kesaksian, pengalaman dalam Tuhan Yesus, menguatkan & dikuatkan satu sama lain, semua untuk kemuliaan-NYA). Tuhan Yesus Memberkati dan Mengasihi Saudara/i :) Bagi Saudara/i yang rindu untuk menghubungi kami, baik untuk memberikan kesaksian/ memerlukan dukungan Doa, silahkan e-mail ke: diberkatinmemberkati@gmail.com - (Jesus Christ is my All in All... He is Real... He Loves Us So Much.... Yohanes 14 : 6, Kata Yesus kepadanya: Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku. Yohanes 3:16, Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya (Tuhan Yesus Kristus) tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal).

Sabtu, 29 Agustus 2015

Terlatih Menghadapi Kesukaran Bersama Tuhan - Pdt. Samuel Setiawan


Nas Alkitab : Mazmur 16 : 1-11

Bahagia orang saleh (1) Miktam. Dari Daud. Jagalah aku, ya Allah, sebab pada-Mu aku berlindung. (2) Aku berkata kepada TUHAN: "Engkaulah Tuhanku, tidak ada yang baik bagiku selain Engkau!" (3) Orang-orang kudus yang ada di tanah ini, merekalah orang mulia yang selalu menjadi kesukaanku. (4) Bertambah besar kesedihan orang-orang yang mengikuti allah lain; aku tidak akan ikut mempersembahkan korban curahan mereka yang dari darah, juga tidak akan menyebut-nyebut nama mereka di bibirku. (5) Ya TUHAN, Engkaulah bagian warisanku dan pialaku, Engkau sendirilah yang meneguhkan bagian yang diundikan kepadaku. (6) Tali pengukur jatuh bagiku di tempat-tempat yang permai; ya, milik pusakaku menyenangkan hatiku. 
(7) Aku memuji TUHAN, yang telah memberi nasihat kepadaku, ya, pada waktu malam hati nuraniku mengajari aku. (8) Aku senantiasa memandang kepada TUHAN; karena Ia berdiri di sebelah kananku, aku tidak goyah. (9) Sebab itu hatiku bersukacita dan jiwaku bersorak-sorak, bahkan tubuhku akan diam dengan tenteram; (10) sebab Engkau tidak menyerahkan aku ke dunia orang mati, dan tidak membiarkan Orang Kudus-Mu melihat kebinasaan. (11) Engkau memberitahukan kepadaku jalan kehidupan; di hadapan-Mu ada sukacita berlimpah-limpah, di tangan kanan-Mu ada nikmat senantiasa.

Miktam (jenis Mazmur yang isinya pelajaran hidup yang perlu sekali, yang penting kita bawa kemana-mana, karena mengubahkan; Miktam dari akar kata yang berarti sesuatu logam emas yang digrafir karena dianggap berharga). Dari Daud.

Hari ini Tuhan ingin mengajarkan kita, bahwa melalui kekelaman dan sisi-sisi gelap kehidupan, ada Tuhan yang begitu luar biasa.

Ayat 1-2, "Jagalah aku, ya Allah, sebab pada-Mu aku berlindung. Aku berkata kepada TUHAN: "Engkaulah Tuhanku, tidak ada yang baik bagiku selain Engkau!"

Tidak ada sumber / tempat dimana kebaikan di atas kebaikan berasal selain dari Tuhan saja. Ini pernyataan yang total, didalam permasalahan kelam apapun, saat kita hampir mati, malu sekali, jatuh, tapi berani berkata, tidak ada yang baik bagiku selain Tuhan.


Ayat 5-6, "Ya TUHAN, Engkaulah bagian warisanku dan pialaku, Engkau sendirilah yang meneguhkan bagian yang diundikan kepadaku. Tali pengukur jatuh bagiku di tempat-tempat yang permai; ya, milik pusakaku menyenangkan hatiku." 

Setiap kita ingin tahu apa yang terjadi di masa depan kita, tapi yang kita mesti tahu sumber kebaikan itu hanya ada pada Tuhan. Warisan / porsi di depan kita masing-masing beda, kita bisa lewati dengan petunjuk-Nya. Tali pengukur jatuh pada tempat-tempat yang permai, kita tidak tahu kapan waktunya, tapi ada suatu jaminan pasti jatuh di tempat permai.


Ayat 7, "Aku memuji TUHAN, yang telah memberi nasihat kepadaku, ya, pada waktu malam hati nuraniku mengajari aku."

Bagaimana kita dipimpin Tuhan ke tempat yang Tuhan mau bawa? Nasehat Tuhan, belajar mendengarkan-Nya setiap hari, kalau sebulan sekali sudah ketinggalan. Ini perjalanan cepat.

SETIAP HARI PASTIKAN ANDA ADA DALAM PIMPINAN TUHAN.


Tuhan katakan pada saya, kamu banyak kehilangan berkat yang Aku mau sediakan karena kamu jalan sendiri, maunya sendiri, melakukan sendiri. Sejak itu saya belajar.

Kata Malam dalam bahasa aslinya adalah musim-musim gelap, stress, kita perlu nasehat. Inilah batu loncatan untuk kita mengenal, bertemu Tuhan.

Hati nurani adalah alat yang dipasang Tuhan untuk manusia untuk menyuarakan isi hati Tuhan. Ketika saya menemukan ini, saya mulai menjaga nurani saya agar tidak ditumpulkan dengan dosa-dosa yang kita perkenankan. 

Ayat 8-11, "Aku senantiasa memandang kepada TUHAN; karena Ia berdiri di sebelah kananku, aku tidak goyah. Sebab itu hatiku bersukacita dan jiwaku bersorak-sorak, bahkan tubuhku akan diam dengan tenteram; sebab Engkau tidak menyerahkan aku ke dunia orang mati, dan tidak membiarkan Orang Kudus-Mu melihat kebinasaan. Engkau memberitahukan kepadaku jalan kehidupan; di hadapan-Mu ada sukacita berlimpah-limpah, di tangan kanan-Mu ada nikmat senantiasa."

Path of Life, Engkau Tuhan menunjukkan kepadaku jalan kehidupan kita, Thou will show me the path of life, in Thy presence, dalam hadirat Tuhan ada sukacita berlimpah-limpah, di tangan kanan-Mu ada nikmat senantiasa. Bukankah ini yang kita cari?

Kekelamaan adalah step loncatan yang Tuhan berikan.

Yakobus 1:4, anggaplah sebagai suatu kebahagiaan, apabila kamu....(mendapat 1 m setiap hari? naik? bukan) tapi apabila kamu jatuh ke dalam pelbagai-bagai pencobaan...

"Saudara-saudaraku, anggaplah sebagai suatu kebahagiaan, apabila kamu jatuh ke dalam berbagai-bagai pencobaan, sebab kamu tahu, bahwa ujian terhadap imanmu itu menghasilkan ketekunan. Dan biarkanlah ketekunan itu memperoleh buah yang matang, supaya kamu menjadi sempurna dan utuh dan tak kekurangan suatu apapun."

Kita didesain untuk siap menghadapi tantangan, didesain untuk jadi pemenang, masuk dalam peperangan, minta petunjukNya, pakai senjataNya, jadi pemenang. Firman digunakan agar iman kita jadi kenyataan.

Yakobus 1:5, "Tetapi apabila di antara kamu ada yang kekurangan hikmat, hendaklah ia memintakannya kepada Allah, yang memberikan kepada semua orang dengan murah hati dan dengan tidak membangkit-bangkit, maka hal itu akan diberikan kepadanya."

Kalau kekurangan hikmat mintalah sama Tuhan. Kerapkali Tuhan berbicara dengan cara yang paling sederhana melalui hints (tanda samar-samar untuk memberi kode, contoh: dulu Papa anak gadis tidak setuju dengan pacarnya, sekarang nanyain dan undang ke pesta ulang tahun Papanya, berarti ini tanda samar-samar Papanya sekarang sudah setuju) dan clue (kata kunci untuk memecahkan masalah, membuka solusi, dsbnya, dorongan untuk melakukan sesuatu, contoh sebutkan kota terkecil di dunia, clue nya kota ini ada di Jawa, clue kedua di JaTeng, deket Kudus, sekarang tahu jawabannya Pati, contoh kedua: tiba-tiba ingin menemui seseorang, kita tidak tahu dimana sebetulnya orang itu udah lama mau menemui kita karena punya petunjuk untuk solusi masalah kita). Kalau kita bergaul sama Tuhan kita bisa mengenali HINTS DAN CLUE TUHAN.

Kalau punya masalah jangan menghindar, ini kesempatan untuk bergaul dengan Tuhan dan lebih tajam menangkap hints dan clueNya. Hari ini kalau anda punya masalah jangan nyalahin orang lain, itu batu loncatan.

Salah satu tanda dari Tuhan untuk suatu pilihan adalah ada damai sejahtera dan sukacita luar biasa meskipun ga masuk di akal. Selangkah demi selangkah terus Doa minta tuntunan Tuhan, ngeflow dan tidak memberontak. Kita biasa-biasa, tapi Penyertaan Tuhan yang luar biasa.

Musim kelam di luar Tuhan perlu ditakuti, di dalam Tuhan ini adalah cara Tuhan untuk kita naik. Terimakasih Tuhan Engkau memberikanku nasehat.

Tepuk Tangan untuk Tuhan Yesus.

Tuhan Yesus Memberkati.

Khotbah Minggu, 23 Agustus 2015
GBI Tampak Siring

Kamis, 06 Agustus 2015

"Sepanjang Umur Hidup Kami" - Ps. Kevin Loo (City Harvest Church, Malaysia)



All The Days of Our Life

Nas Alkitab : Ulangan 4:1-14

Apakah hal terpenting yang perlu saya lakukan seumur hidup saya?

"All the days of our life, our days are so precious, we don't want to waste our life."

Hidup kisaran rata-rata 85 tahun = 31.046 hari, dihabiskan untuk :
  • Tidur 7 jam sehari = 9.055 hari
  • Belajar/Bekerja 8 jam sehari = 10.348 hari
  • Makan 3 jam sehari = 3.880 hari
  • Dalam perjalanan 2 jam sehari = 2.587 hari dijalan
  • Aktivitas lainnya (fb, ol, instagram, hobby, melamun, bersolek, dll) 2 jam sehari = 2.587 hari
*** Sisanya = 2.589 hari / 8% dari hidup kita adalah untuk melakukan sesuatu yang lain !

8% ini sangat sedikit, kita hanya perlu 1x kehidupan yang bisa dijalani, saya rindu kita bisa menjalani kehidupan kita sampai titik maksimal dan semua yang kita lakukan menjadi bermakna.

"Life is short. Play hard." Reebok
"Just do it" Nike
"Hidup adalah sebuah mimpi bagi orang bijak" 

"Pada akhirnya, berapa lama kita telah hidup tidaklah berarti, tapi bagaimana kita memberi makna pada hidup ini." (Abraham Lincoln)

Mazmur 90:12, "Ajarlah kami menghitung hari-hari kami sedemikian, hingga kami beroleh hati yang bijaksana."

Apakah yang sedang kita lakukan? Apakah semuanya adalah yang bemakna, membawa dan bertahan sampai kekekalan? 

Saya suka lihat tv channel cooking and eating, saya merenung, bila saya meninggal, saya tidak mau orang mengingat saya hanya sebagai orang yang suka makan, saya mau sesuatu yang lebih bermakna.

Ulangan 4:1-2, "Maka sekarang, hai orang Israel, dengarlah ketetapan dan peraturan yang kuajarkan kepadamu untuk dilakukan, supaya kamu hidup dan memasuki serta menduduki negeri yang diberikan kepadamu oleh TUHAN, Allah nenek moyangmu. Janganlah kamu menambahi apa yang kuperintahkan kepadamu dan janganlah kamu menguranginya, dengan demikian kamu berpegang pada perintah TUHAN, Allahmu, yang kusampaikan kepadamu."

Kalau anda ingin hidup, ingin semua janji-janji Tuhan dipenuhi dalam hidup anda, maka anda perlu sekali untuk memperhatikan hukum-hukum Allah, yang diberikan untuk melindungi kita, membebaskan kita, menolong kita mencapai hidup yang bermakna, memberi kita pemahaman bagaimana cara Allah bekerja, you need to understand how God works.

Hukum rambu lalu lintas untuk menjaga kita, bukan membatasi kita. Ini bukan tentang anda suka atau tidak suka. Lampu lalu lintas merah berhenti (bukan tetap jalan saat lihat tidak ada mobil dari arah lain), kuning (untuk memperlambat kecepatan, bukan semakin cepat sebelum merah, akhirnya waktu hijau semua berebut berjalan di waktu yang sama). Hukum dibuat untuk kebaikan kita.

Ayat 2, jangan kita nambah-nambah atau memotong hal yang Tuhan bilang

Ulangan 4:3, "Matamu sendiri telah melihat apa yang diperbuat TUHAN mengenai Baal-Peor, sebab TUHAN, Allahmu, telah memunahkan dari tengah-tengahmu semua orang yang mengikuti Baal-Peor"

Tuhan akan berperkara dengan iblis

Untuk melihat janji Allah, anda harus melepaskan semua berhala-berhalamu, apapun yang lebih penting bagimu daripada Tuhan.

Ulangan 4:4-8 Lakukanlah Firman Tuhan, "sedangkan kamu sekalian yang berpaut pada TUHAN, Allahmu, masih hidup pada hari ini. Ingatlah, aku telah mengajarkan ketetapan dan peraturan kepadamu, seperti yang diperintahkan kepadaku oleh TUHAN, Allahku, supaya kamu melakukan yang demikian di dalam negeri, yang akan kamu masuki untuk mendudukinya. Lakukanlah itu dengan setia, sebab itulah yang akan menjadi kebijaksanaanmu dan akal budimu di mata bangsa-bangsa yang pada waktu mendengar segala ketetapan ini akan berkata : Memang bangsa yang besar ini adalah umat yang bijaksana dan berakal budi. Sebab bangsa besar manakah yang mempunyai allah yang demikian dekat kepadanya seperti TUHAN, Allah kita, setiap kali kita memanggil kepada-Nya? Dan bangsa besar manakah yang mempunyai ketetapan dan peraturan demikian adil seperti seluruh hukum ini, yang kubentangkan kepadamu pada hari ini?"

Dia yang mentaati Tuhan adalah bijaksana dan berakal budi.

Kalau anda rindu menjadi pribadi yang bijaksana berakal budi dan pengertian, anda harus tinggal dekat dengan Allah.

Ulangan 4 : 9-10, "Tetapi waspadalah dan berhati-hatilah, supaya jangan engkau melupakan hal-hal yang dilihat oleh matamu sendiri itu, dan supaya jangan semuanya itu hilang dari ingatanmu seumur hidupmu. Beritahukanlah kepada anak-anakmu dan kepada cucu cicitmu semuanya itu, yakni hari itu ketika engkau berdiri di hadapan TUHAN, Allahmu, di Horeb, waktu TUHAN berfirman kepadaku: Suruhlah bangsa itu berkumpul kepada-Ku, maka Aku akan memberi mereka mendengar segala perkataan-Ku, sehingga mereka takut kepada-Ku selama mereka hidup di muka bumi dan mengajarkan demikian kepada anak-anak mereka."

Belajarlah untuk takut akan Tuhan setiap saat di sepanjang hidup kita = 
Sebuah kerinduan untuk selalu menyenangkan hati Allah.

Sebagai orangtua kita mau anak kita takut akan kita, untuk dia mengerti bagaimana standard dan cara kerja orangtuanya, bukan berarti setiap saat orangtua ingin menghukum anak-anaknya dengan peraturan.

Takut akan Allah bukanlah sesuatu yang menyeramkan, atau negatif, tapi sesuatu yang begitu kita rindukan

Mazmur 27:4, "Satu hal telah kuminta kepada TUHAN, itulah yang kuingini: diam di rumah TUHAN seumur hidupku, menyaksikan kemurahan TUHAN dan menikmati bait-Nya."

Yesaya 38:20, "TUHAN telah datang menyelamatkan aku! Kami hendak main kecapi, seumur hidup kami di rumah TUHAN." (KJV, "The LORD was ready to save me; therefore we will sing my songs to the stringed instruments all the days of our life in the house of the LORD."

Sangat berbeda saat kita memuji menyembah Tuhan bersama-sama.

Saudaraku ternyata tidak banyak hari-hari yang kita miliki, selalulah:
* belajar takut Tuhan
* diam di rumah Tuhan
* belajar bernyanyi bagi Tuhan sepanjang hidup kita
* mempergunakan sepanjang umur hidup kita untuk Tuhan

Jangan tunggu ada tragedi dulu baru anda mengasihi, melepaskan pelukan, kasih untuk seseorang.

Jangan tunggu ada tragedi dulu dalam hidup baru mengambil keputusan untuk sungguh-sungguh mengasihi Tuhan.

Saya rindu mengasihi Tuhan sepanjang kehidupan saya, membangun rumah Tuhan, memenangkan jiwa-jiwa, melatih para pemimpin, memuridkan generasi berikutnya, saya rindu menyembah Tuhan Yesus, memberikan waktu, kekuatan, tenaga yang saya miliki untuk Tuhan, mengasihi keluarga saya sepanjang hidup saya, menabur, memberi yang terbaik untuk Tuhan Yesus sepanjang hidup saya, seumur hidup saya.

Saya rindu untuk bisa berbicara dengan ramah kepada semua orang, mendengarkan orang bercerita, seumur hidup saya untuk melakukan lebih baik lagi. 

Tuhan Yesus Memberkati.

Khotbah Minggu, 2 Agustus 2015
GBI Baranangsiang

Rabu, 05 Agustus 2015

Tidak Sekedar Mendengarkan Firman Tuhan - Pdt. Andreas Sustono

Minggu, 12 Juli 2015

The Last Runner (Pelari Terakhir) - Pdt. Riza Solihin



Kita tidak perlu curiga dengan benihnya, tapi kualitas tanah yang unggul yang disertai pengurapan Roh Kudus yang menentukan pelipatgandaan hasil.

Ibrani 11:39 (Habel, Henokh, Daniel, Daud, Yefta, Musa) dikatakan tidak memperoleh apa yang dijanjikan, "Dan mereka semua tidak memperoleh apa yang dijanjikan itu, sekalipun iman mereka telah memberikan kepada mereka suatu kesaksian yang baik."

Ibrani 11:40, "Sebab Allah telah menyediakan sesuatu yang lebih baik bagi kita; tanpa kita mereka tidak dapat sampai kepada kesempurnaan."

Dalam Amplified Bible lebih jelas dikatakan: "Because God had us in mind {and} had something better {and} greater in view for us, so that they [these heroes and heroines of faith] should not come to perfection apart from us [before we could join them]."

Sesuatu yang lebih baik itu bagi beberapa di antara kita, tidak semua, yakni mereka yang sungguh-sungguh menjadi pelari terakhir.

Semua kita mengerti kita berada di penghujung (akhir) dari akhir zaman, semua tanda-tanda yang telah terjadi, inilah waktu terakhir.

Yang menentukan bukan pelari sebelumnya (Musa, Henokh, Daud) tapi kitalah pelarilah terakhir 

Ibrani 12:1 (kualifikasi pelari terakhir, yang menyempurnakan iman para pendahulu kita), "Karena kita mempunyai banyak saksi, bagaikan awan yang mengelilingi kita, marilah kita menanggalkan semua beban dan dosa yang begitu merintangi kita, dan berlomba dengan tekun dalam perlombaan yang diwajibkan bagi kita." (wajib bukan pilihan).

Lebih jelas lagi diterangkan dalam Alkitab The Message: 

Hebrews 12 The Message (MSG) , Discipline in a Long-Distance Race

12 1-3 Do you see what this means—all these pioneers who blazed the way, all these veterans cheering us on? It means we’d better get on with it. Strip down, start running—and never quit! No extra spiritual fat, no parasitic sins. 

Do you see what this means (apakah anda melihat apa artinya ini) - all the pioneers (semua pioner ini, Nuh, Abraham, Daud, Ishak, Yakub, dll) who blazed (menerangi) the way (etape, jalan yang telah Tuhan tetapkan), all these veterans cheering (memberikan (ง'̀⌣'́)ง semangat, sorak sorai seperti pemandu sorak untuk kita bangun, tetap kuat, jangan lemah, kuat lagi) us on? It means we'd better get on with it (cepat masuk dalam lintasan), Strip down (berbaris) start-running-and never quit (mulai lari, jangan bikin lintasan sendiri dan dipecat oleh Tuhan)! No extra spiritual fat (jangan pernah ada kelebihan lemak rohani, kebanyakan di jemaat akhir zaman yang berpikir terima terima terima berkat pengurapan mujizat, kalau kebanyakan lemak rohani anda tidak akan bisa berlari cepat), no parasitic sins (jangan punya dosa-dosa parasit, benalu, sifatnya cuma nempel, sedot cari makanan, ternyata kalau kita hanya berpikir dompleng Gereja untuk diberkati terus, kita menjadi benalu, saya minta maaf anda tidak cukup hanya duduk di bangku Gereja setiap minggu, yang setia adalah yang punya kontribusi, bukan jadi beban Gereja tapi aset Gereja)


Ilustrasi : Voytek seekor beruang yang diadopsi dari kecil dan menjadi bagian dari tentara Polandia (ketika tentara Polandia berperang, yang bawa amunisi adalah Voytek, beberapa bahkan hingga lebih dari 100pounds (50kg), ia duduk di paling depan dan mengaum dengan gagahnya setiap melewati daerah baru, lambang dari truk ini adalah Voytek sedang membawa amunisi, Voytek jadi aset, bukan jadi beban. Maaf anda bukan beruang, anda lebih dan adalah aset, kita sedang dalam peperangan rohani, jangan jadi tukang kiritik yang rame aja dibelakang dan tidak berbuat apa-apa) mari kita menjadi aset.


Siapkan diri, kita adalah pelari terakhir, no extra spiritual fat (kelebihan lemak rohani) dan parasitics sins yang jadi benalu untuk Gereja, Kerajaan Sorga

⌣̊┈̥-̶̯͡»̶̥✽̶ God Bless you ⌣̊┈̥-̶̯͡»̶̥✽ 

Lagu:
Selidiki aku, lihat hatiku
Apakahku sungguh mengasihiMu Yesus
Kau yang maha tahu dan menilai hidupku
Tak ada yang tersembunyi bagiMu

Tak kulihat kebaikanMu yang tak pernah habis di hidupku
Kuberjuang sampai akhirnya Kau dapati aku tetap setia

Lagu:
Jesus 3x
We love you more 2x

Khotbah  Minggu, 12 Juli 2015
GBI Baranangsiang 

Sabtu, 11 Juli 2015

Pentakosta Ketiga - Pdt. Kiky Harjadi



Yang terjadi pada Pentakosta ketiga:
1. Pencurahan Roh Kudus besar-besaran
2. Tiga generasi dipakai Tuhan
3. Pelipatgandaan goncangan
4. Pelipatgandaan mujizat
5. Tuhan Yesus datang segera menjemput Gereja-Nya

Penuaian Jiwa:
I. Mereka yang belum percaya kepada Tuhan Yesus akan percaya.

Yang harus kita lakukan adalah:
1. Menjadi Saksi Yesus
2. Penginjilan melalui Doa. Tiap hari berdoa untuk penuaian jiwa-jiwa

II. Orang yang sudah percaya, tetapi hidup secara duniawi, akan bertobat.

Gereja harus melakukan pelayanan seperti Elia, yaitu menyadarkan orang Israel yang menyembah Baal dan mempersiapkan umat yang layak bagi-Nya

"Baal" dalam zaman sekarang ini = mengutamakan apapun lebih dari pada Tuhan Yesus, bisa pekerjaan, keluarga, kesibukan, hobby, harga diri, ketenaran, dsbnya.

Waktu bangsa Israel melihat mujizat Tuhan melalui pelayanan Elia, mereka bertobat secara masal.

Apa yang harus dilakukan :

1. Elia memperbaiki Mezbah (1 Raj 18:30), hubungan dengan Tuhan yang dipulihkan, kembali kepada kasih mula-mula, sungguh-sungguh, tidak kompromi dengan dosa, kembali kepada Injil kebenaran Firman Allah.

2. Elia membuat Mezbah dari 12 batu sesuai suku Israel, berbicara tentang unity (1 Raj 18:31)

3. Elia mempersembahkan korban (1 Raj 18:32-33), Roma 12:1-2

4. Elia mempersembahkan air, yang pada waktu itu merupakan sesuatu yang mahal (1 Raj 18:34-35), bisa juga dalam hal harga diri, untuk meminta maaf kepada seseorang, apa yang mahal bagi kita

5. Semua yang dilakukan Elia untuk kemuliaan Tuhan (1 Raj 18:36-37)

Tuhan ini saya, saya minta semua yang terjadi untuk kemuliaanMu, saya cuma hamba, supaya orang-orang lain bertobat Tuhan...

Pertobatan orang-orang Israel karena melihat mujizat Tuhan. Nabi-nabi Baal telah berteriak meminta tapi api itu tidak datang, tapi Elia mempersembahkan korban dan api Tuhan turun.

Tugas Gereja untuk menobatkan orang-orang Kristen duniawi.

III. Menjadikan mereka Murid Tuhan

Seorang murid adalah:
1. Mereka yang menjadi saksi Kristus
2. Mereka yang hidup sama seperti Kristus hidup
3. Mereka yang akan melihat Yesus turun dari Sorga dan angkat bersama-sama

Tuhan menjanjikan keselamatan, tapi keselamatan itu harus tetap dikerjakan dengan takut dan gentar.

Rindukan Penuaian yang besar, karena ini hati Tuhan, bersama-sama Roh Kudus bekerja sama.

Tuhan Yesus Memberkati

Khotbah Minggu, 5 Juli 2015
GBI Tampak Siring

Minggu, 28 Juni 2015

Bahagia Dalam Pencobaan - Pdt. Ade Surya


Yakobus 1:2-3, "Saudara-saudaraku, 
anggaplah sebagai suatu kebahagiaan, apabila kamu jatuh ke dalam berbagai-bagai pencobaan, sebab kamu tahu, bahwa ujian terhadap imanmu itu menghasilkan ketekunan."

Mungkin beberapa dari kita berpikir koq bisa bahagia dalam pencobaan? 

Pencobaan dalam bahasa aslinya disebut Paresmos, artinya: digoncang di bagian luar supaya diketahui kualitas / apa yang tersimpan di bagian dalam.

Ujian dalam bahasa Inggris dikenal dengan Exam, waktu ujian datang, dari nilai yang muncul ketahuan kualitas kita dalam mengikuti pelajaran sejauh mana.

Matius 6:13-15, (13) "dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. (14) (Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. Amin.) Karena jikalau kamu mengampuni kesalahan orang, Bapamu yang di sorga akan mengampuni kamu juga. Tetapi jikalau kamu tidak mengampuni orang, Bapamu juga tidak akan mengampuni kesalahanmu."

Apa perbedaannya? Koq berbeda?

Kita harus lihat konteksnya, apa yang sedang dibicarakan, lihat ayat 12 sebelumnya, lalu sesudahnya ayat 14 dan 15. 

Matius 6:12, "dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami;"

Jadi ini mengenai pengampunan. 

Bila orang sakit hati dan tidak mau melepaskan pengampunan, dunianya menjadi semakin sempit, ada ganjalan di hati, anehnya orang yang kita sakit hati senang-senang dan tidak ada beban, bahkan ketika melihat ia diberkati, makin sakitlah hati itu.

Maka Firman Tuhan katakan lepaskanlah kami dari yang jahat, kalau konteksnya pengampunan, itu bukan dari luar, itu semua akan selesai kalau saudara sendiri yang melepaskan pengampunan (faktor dari dalam, bukan pencobaan dari luar).

Bagaimana dengan Cinta akan uang? Perut punya takaran cukup, saat merasa kenyang, kalau uang ada kah? Kita sendiri yang harus berkata cukup, mengucap syukur dan melihat kelimpahan Tuhan. Ini faktor dari dalam, bukan pencobaan yang dari luar. Sekarang bukan saatnya mengeluh, tapi mengucap syukur untuk dapat melihat sesuatu.

Contoh usaha sepi, saudara buat check list apakah ada dosa di dalam hidup anda, pas dicari tidak ada, ini di luar kendali sendiri. Contoh kenaikan harga BBM dan kebutuhan pokok, semua masyarakat mengalami, ini datangnya dari luar. 

Mengapa dalam pencobaan yang dari luar ini kita harus berbahagia?

1. Saat diuji, saudara berarti adalah pembelajar, murid, yang sedang diberi kesempatan untuk memahami lebih. Yang bukan murid tidak perlu diuji.

Ooo ternyata menjadi orang Kristen selama.....puluh tahun, iman saya hanya segini?? Atau kita bisa menunjukkan kualitas iman dan isi Hati kita?

Waktu Tuhan datang, Tuhan mencari adakah Iman di bumi ini?

Selama ini harapanmu kau taruh pada siapa? Siapa yang kita percayai selama ini. 

2. Digoncang supaya ketahuan apa yang tersimpan di bagian dalam, ini berarti anda punya isi.

Kalau ga ada isinya, ga perlu digoyang, digoncang. 

3. Kita diuji tidak melampaui kekuatan kita, Tuhan akan memberikan jalan keluar

1 Korintus 10:13, "Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan keluar, sehingga kamu dapat menanggungnya."

Saat Ujian Nasional, soal ujian dibagikan, pasti kunci jawaban itu sudah ada di tangan Penguji. 

Jadi kalau hari ini kita dicobai, Tuhan sudah punya jawabannya. Jawaban akan kau terima waktu hari ini kau putuskan untuk berharap dan mencari Tuhan saja. Dalam waktuNya, engkau akan melihat jawaban yang luar biasa dari Tuhan.

Lagu:
Engkau Tuhan yang Setia
WaktuMu s'lalu yang terbaik
Engkau Tuhan sandaranku
Dan kuhanya kan berharap padaMu

Satu-satunya yang kuandalkan
Satu-satunya yang kupercaya
* Engkau sumber kekuatan
Sumber pengharapan, sumber kedamaian
* Engkau Tuhan memberkati
Tuhan penyembuhku, Tuhan pemulihku

⌣̊┈̥-̶̯͡»̶̥✽̶ GOD BLESS YOU ⌣̊┈̥-̶̯͡»̶̥✽ 

Khotbah Minggu, 28 Juni 2015
GBI Baranangsiang

Sabtu, 27 Juni 2015

Kingdom Focus - Pdt. Daniel Arief


Matius 6:22, "Mata adalah pelita tubuh. Jika matamu baik, teranglah seluruh tubuhmu;"

Kita harus memiliki cara pandang yang berbeda dari dunia ini. Jika cara pandang kita buruk, maka gelaplah hidup kita; Jika cara pandang kita baik maka teranglah hidup kita. Banyak kekacauan dan masalah yang terjadi saat ini, jika kita fokus pada masalah yang ad, maka hidup kita akan penuh dengan ketakutan dan kekecewaan. Kita adalah warga Kerajaan Allah, kita harus punya fokus yang berbeda. Kita harus fokus pada kayu Salib. Salib sudah mengubah kutuk kita menjadi berkat. Kita harus fokus pada karya keselamatan yang sudah Tuhan kerjakan bagi kita.

Ibrani 12:2, "Marilah kita melakukannya dengan mata yang tertuju kepada Yesus, yang memimpin kita dalam iman, dan yang membawa iman kita itu kepada kesempurnaan, yang dengan mengabaikan kehinaan tekun memikul salib ganti sukacita yang disediakan bagi Dia, yang sekarang duduk di sebelah kanan takhta Allah." Kita harus melakukan perjalanan hidup kita masing-masng dengn mata tertuju kepada Tuhan.

Ibrani 12:3, "Ingatlah selalu akan Dia, yang tekun menanggung bantahan yang sehebat itu terhadap diri-Nya dari pihak orang-orang berdosa, supaya jangan kamu menjadi lemah dan putus asa." Ketika kita hanya teringat pada masalah yang ada, kita akan mudah lemah dan putus asa.

If you look at the world, you will be distracted. If you look within, you will be depressed. If you look at God, you will be at rest. (Jika kamu melihat dunia kamu akan terpecah, jika kamu melihat dirimu kamu akan tertekan, jika kamu melihat Tuhan kamu akan tenang).

Jehovah (JHWH). Be hold the hands, be hold the nail. The open hand: Tangan Tuhan selalu terbuka bagi siapa saja. Tuhan menyambut kita bukan karena kita baik tapi karena Ia mengasihi kita. Tangan-Nya yang terpaku mengingatkan pada kita akan penderitaan dan pengorbanan-NYa di kayu salib. 

Kejadian 32:10, "Sekali-kali aku tidak layak untuk menerima segala kasih dan kesetiaan yang Engkau tunjukkan kepada hamba-Mu ini, sebab aku membawa hanya tongkatku ini waktu aku menyeberangi sungai Yordan ini, tetapi sekarang telah menjadi dua pasukan." Di Timur Tengah tongkat mempunyai makna, tongkat menjadi buku harian, mereka akan mengukir peristiwa yang dialami pada tongkatnya. Demikian juga Yakub, ia mengukir peristiwa yang ia alami bersama Tuhan pada tongkatnya. Sehingga ia mempunyai kekuatan untuk menyeberangi Sungai Yordan, yaitu pengalamannya bersama Tuhan. Saat ini mungkin kita masing-masing punya "Sungai Yordan" masalah kita masing-masing, dengan mengingat perbuatan Tuhan pada kita itu akan membuat kita mampu melintasi masalah dan tidak mati dalam masalah kita. 

1 Samuel 17:37, "Pula kata Daud: "TUHAN yang telah melepaskan aku dari cakar singa dan dari cakar beruang, Dia juga akan melepaskan aku dari tangan orang Filistin itu." Kata Saul kepada Daud: "Pergilah! TUHAN menyertai engkau." 1 Samuel 17:40, "Lalu Daud mengambil tongkatnya di tangannya," Daud menghadapi Goliat, tantangan yang tidak kecil. Sama dengan Yakub, Daud tidak fokus pada masalah yang ada. Ia fokus pada tongkat, karya yang sudah TUHAN lakukan dalam hidupnya.

Bagi kita sekarang, tongkat itu adalah mata dan hati kita. Jika kita fokus pada TUHAN, pada karya yang TUHAN sudah perbuat bagi kita, kita tidak akan dikalahkan oleh dunia. 

Yohanes 16:33, "Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya kamu beroleh damai sejahtera dalam Aku. Dalam dunia kamu menderita penganiayaan, tetapi kuatkanlah hatimu, Aku telah mengalahkan dunia." Sekejam-kejamnya dunia, kita harus selalu ingat bahwa TUHAN sudah mengalahkan dunia.

JESUS Bless You! 

Khotbah Minggu, 21 Juni 2015
GBI Baranangsiang

Senin, 15 Juni 2015

Seni Menjaga Hati Eleazar - Ps. Philip Mantofa


Seni Menjaga Hati dan Karakter Ilahi


Hidup kita harus dibangun di atas Karakter Kristus, bukan pengurapan, atau karunia.

Kerohanian itu karakter, karakter berkaitan dengan menjaga hati.

Buat apa kalau puasa tapi mengacungkan kepentingan kita sendiri? Hati kita tidak berdamai?

Mari kita lihat kehidupan Eleazar.

Tuhan memandang karakter di atas segalanya.

Bilangan 20:22-28, "Setelah mereka berangkat dari Kadesh, sampailah segenap umat Israel ke gunung Hor. Lalu berkatalah TUHAN kepada Musa dan Harun dekat gunung Hor, di perbatasan tanah Edom: "Harus akan dikumpulkan kepada kaum leluhurnya, sebab ia tidak akan masuk ke negeri yang Kuberikan kepada orang Israel, karena kamu berdua telah mendurhaka kepada titah-Ku dekat mata air Meriba. Panggillah Harun dan Eleazar, anaknya, dan bawalah mereka naik ke gunung Hor; tanggalkanlah pakaian Harun dan kenakanlah itu kepada Eleazar, anaknya, kemudian Harun akan dikumpulkan kepada kaum leluhurnya dan mati di sana. Lalu Musa melakukan seperti yang diperintahkan TUHAN. Mereka naik ke gunung Hor sedang segenap umat itu memandangnya. Musa menanggalkan pakaian Harun dan mengenakannya kepada Eleazar, anaknya. Lalu matilah Harun di puncak gunung itu, kemudian Musa dengan Eleazar turun dari gunung itu."

Eleazar adalah anak ketiganya Harun, Harun adalah pamannya Musa, hari itu (ayat 25) adalah hari istimewa dari Eleazar, hari khusus dimana ia akan menerima pakaian kebesaran Harun ayahnya, namun di hari yang sama juga TUHAN katakan akan memanggil ayahnya pulang. Hari dimana ia harusnya bersukaria, hari yang telah dinantikan. Eleazar selama ini hidup dalam bayangan, tapi dengan semua yang ia alami, tidak sedikitpun ada keluar kata keluhan dari Eleazar.

Manusia selalu tidak mau dinomorduakan dalam karakter aslinya, tapi Eliazar tidak.

Jangan bangun hidupmu, pernikahanmu, pekerjaanmu, karirmu tanpa didasari oleh Karakter Tuhan !
Ayat 27-28, belum Eliazar menikmati pelantikannya, Harun ayahnya berpulang dan mereka turun gunung menjalani tugasnya.

Keluhkan kewajibanmu bukan hakmu, pikul Salib.

Warisan rohani yang harus ditinggalkan untuk anak-anak, pembentukan karakter, bukan dimanja dengan fasilitas kemudahan.

Yusuf dijual oleh kakak-kakaknya sebagai budak, tanpa sempat berpamitan dengan ayahnya, sebagai budak ia membangun karakternya, hingga menjadi pemimpin Mesir, di masa kelimpahan ia berinvestasi, menghimpun untuk masa sulit, bukan hambur-hambur.  

Character always win in the end.

Bukan orang yang berkarunia yang berhasil di dunia ini, tapi orang yang punya kesungguhan dalam karakter.

Amsal 4:23, "Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan."

Jadi terpancar kehidupan ini bukan sekedar dari terima pengurapan, tapi jaga hati kuncinya.

Mazmur 37:37, "Perhatikanlah orang yang tulus dan lihatlah kepada orang yang jujur, sebab pada orang yang suka damai akan ada masa depan"

Tulus, jujur, akan ada masa depan.

Orang-orang yang kecewa sama Tuhan dan orang-orang yang meniru orang lain yang mengecewakan Tuhan, ini sama buruknya.

Kedua kakak Eleazar hidup tidak baik, tapi Eleazar koq bisa ya tidak meniru dan tidak menjadi kepahitan dan kecewa sama Tuhan Yesus.

Kalau mau diangkat Tuhan, buktikan dirimu layak dipercaya Tuhan.

Filipi 4:8-9, "Jadi akhirnya saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu. Dan apa yang telah kamu pelajari dan apa yang telah kamu terima, dan apa yang telah kamu dengar dan apa yang telah kamu lihat padaku, lakukanlah itu. Maka Allah sumber damai sejahtera akan menyertai kamu."

Harun kepahitan dengan Musa, tapi Eleazar bisa turun gunung dan bekerja sama dengan Musa tanpa kepahitan.

Jaga hati, jangan biarkan kepahitan masuk.

Musa di waktu akan meninggal, ia memilih Yosua bukan Eleazar, tapi Elazar tetap menjaga hatinya.

Jaga hati itu jangan karena pamrih, minta, ingin, merasa berhak menerima balasan suatu hari nanti, tapi Jaga hati itu karena mengasihi Tuhan. 

Eliazar begitu selfless, tidak mementingkan dirinya sendiri.

Yosua 24:29-31, "Dan sesudah peristiwa-peristiwa ini, maka matilah Yosua bin Nun, hamba TUHAN itu, ketika berumur seratus sepuluh tahun. Lalu ia dikuburkan di daerah milik pusakanya, di Timnat-Serah yang di pegunungan Efraim, di sebelah utara gunung Gaas. Orang Israel beribadah kepada TUHAN sepanjang zaman Yosua dan sepanjang zaman para tua-tua yang hidup lebih lama dari pada Yosua, dan yang mengenal segenap perbuatan yang dilakukan TUHAN bagi orang Israel."

Yosua bisa berhasil, didukung oleh Eleazar sebagai Imam, tapi nama Eleazar tidak disebutkan sama sekali, hanya disebutkan "para tua-tua", Yosua meninggal lebih dulu dari Eliazar.

Maka Alkitab berkata bukan orang gagah perkasa yang menguasai kota, tapi orang sabar.

Kemuliaan Raja itu menyimpan rahasia, jangan membocorkan rahasia orang lain.

Siapa diri kita sesungguhnya ketika tidak ada seorangpun melihat kita kecuali Tuhan.

Yosua 24:33, "Juga Eleazar bin Harun mati, dan dia dikuburkan di bukit yang diberikan kepada Pinehas, anaknya itu, di pegunungan Efraim."

Baca : Yehezkiel 43:18-27

Eliazar Papanya jaga Hati, pelihara iman, tidak suka gosip, mari kita lihat keturunannya:
1. Pinehas melakukan dan menjadi orang yang besar dikenan Tuhan, jangan bilang panggilanmu kecil, tidak bisa menyanyi, dll, lakukan bagianmu, dengan Hati.
2. Zadok, yang membantu Daud, ia membawa perubahan melalui pengaruh Rohaninya, mendukung keberhasilan Daud (ayat 19, "berikanlah kepada imam-imam orang Lewi dari keturunan Zadok seekor lembu jantan muda untuk korban penghapus dosa, sebab merekalah yang boleh mendekat kepada-Ku untuk menyelenggarakan kebaktian, demikianlah firman Tuhan ALLAH.")

Waktu Daud mati, siapa yang mengurapi Salomo jadi Raja? Keturunannya Eliazar.

Lihat ke depan, peperangan kita bukan hanya sekarang, taburlah yang benar untuk tuaian anda.

Yehezkiel 43:18-19
Zadok, keturunannyalah yang boleh mendekat kepada Tuhan untuk menyelenggarakan kebaktian, demikianlah firman Tuhan ALLAH.

Anda mungkin sekarang biasa, tapi semakin kepada keturunan anda semakin bernilai, karena dimulai dari fondasi Jaga Hati, sesuai Firman Allah.

Bangun kebudayaan dalam kerja dengan Karakter, integritas, kejujuran, melayani.

Kepercayaan tidak bisa dijual, kepercayaan adalah modal, orang pintar banyak, tapi orang yang dipercaya hampir tidak ada.

Tuhan Yesus Memberkati.

Khotbah Minggu, 31 Mei 2015
GBI Baranangsiang