Mengenai Saya

Foto Saya
Hai sobat-sobat terkasih dalam Tuhan Yesus Kristus, Selamat bergabung dalam Blog Catatan Khotbah Kristen, Catatan Kesaksian Harian dan Catatan Sekolah Minggu. Kami juga mengundang Saudara/i untuk tergabung dalam Facebook Diberkati N Memberkati (Sebuah forum untuk kita saling berbagi berkat, kesaksian, pengalaman dalam Tuhan Yesus, menguatkan & dikuatkan satu sama lain, semua untuk kemuliaan-NYA). Tuhan Yesus Memberkati dan Mengasihi Saudara/i :) Kami juga rindu bagi Saudara/i yang rindu untuk menghubungi kami, baik untuk memberikan kesaksian/ memerlukan dukungan Doa, dll, silahkan SMS ke Hotline: 081 222 40 2012 / e-mail: diberkatinmemberkati@gmail.com - (Jesus Christ is my All in All... He is Real... He Loves Us So Much.... Yohanes 14 : 6, Kata Yesus kepadanya: Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku. Yohanes 3:16, Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya (Tuhan Yesus Kristus) tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal).

Kamis, 04 Desember 2014

SUMBER PENGHARAPAN YANG PASTI - Pdt. Sapta J Tanadi


Saya ingin mendorong Anda untuk memiliki sumber Pengharapan kepada Tuhan Yesus saja, bukan pada diri sendiri, kekayaan, orangtua, mertua, menantu, orang hebat, dll.

Ibrani 6:19-20, "Pengharapan itu adalah sauh yang kuat dan aman bagi jiwa kita, yang telah dilabuhkan sampai ke belakang tabir, di mana Yesus telah masuk sebagai Perintis bagi kita, ketika Ia , menurut peraturan Melkisedek, menjadi Imam Besar sampai selama-lamanya."

Matius 6:26-27, "Pandanglah burung-burung di langit, yang tidak menabur dan tidak menuai dan tidak mengumpulkan bekal dalam lumbung, namun diberi makan oleh Bapamu yang di sorga. Bukankah kamu jauh melebihi burung-burung itu? Siapakah di antara kamu yang karena kekuatirannya dapat menambahkan sehasta saja pada jalan hidupnya?"

Kunci : Orang yang berharap adalah orang yang bisa membedakan apa yang bisa ia kerjakan dan selesaikan, dengan apa yang tidak dapat ia kerjakan dan selesaikan.

Alkitab katakan Coba pandang burung-burung yang di langit, kenapa ga burung yang di sangkar? Kalau burung yang di udara, burung itu sedang bekerja, berada di habitatnya, habitat manusia adalah di Hadirat Allah; artinya sepanjang burung itu bekerja, Bapa di Surga akan pelihara. 

Ayat 27, di ayat ini Tuhan Yesus menjelaskan ada hal-hal yang kita tidak bisa selesaikan dengan kekuatan kita, saat itulah kita berharap sama Tuhan. 

Bedakan contoh berikut ini:

  • Ibu rumah tangga pagi-pagi lihatlah ada anak-anak, Suami harus disiapkan sarapan, cucian banyak, rumah belum dibersihkan, ini ga bisa berharap tiba-tiba semua beres, sarapan datang sendiri, justru perlu kuatir, yang memotivasi supaya segera kerjakan pekerjaan dan semua beres
  • Suami tiba-tiba di PHK, istri hanya Ibu rumah tangga, ga tahu hari-hari gimana, ini saatnya berharap sama Tuhan, melihat dengan Iman pertolongan Tuhan. Bahkan melalui PHK itu ada yang jadi pengusaha. Beritahu sama Tuhan Yesus masalah kita dalam Doa, minta petunjuk-Nya, meskipun Tuhan Maha Tahu, seperti Ibu Tuhan Yesus memberitahu Tuhan Yesus ketika anggur di Perkawinan di Kana habis.
Kunci : Orang berharap dimulai dari iman percaya bahwa Tuhan pasti monolong, lalu baru menanti pertolongan Tuhan.

Mazmur 27:13-14, "Sesungguhnya, aku percaya akan melihat kebaikan TUHAN di negeri orang-orang yang hidup! Nantikanlah TUHAN! Kuatkanlah dan teguhkanlah hatimu! Ya, nantikanlah TUHAN!"

Ayat 13, jadi percaya dulu baru melihat, orang yang percaya bisa melihat dari mata rohaninya bahwa ia telah ditolong Tuhan.


Ayat 14, saat kita menunggu, kuatkanlah hati kita dalam menantikan Tuhan.

Kunci : Setelah kita bisa melihat, pikiran kita ini harus dijagai, disinkronkan (tidak ragu).

Kunci : Tuhan mulai bekerja saat kita berdoa. Membangun hubungan dengan Tuhan.

Kesaksian : Istri Pdt. Sapta kehilangan tas notaris miliknya yang berisi 47 sertifikat, singkat cerita berkat Doa, dalam 23 hari tas itu dikembalikan penjambretnya, Istri Pdt bisa puasa Ester (3 hari tidak makan minum apapun), bisa doa sepakat dengan Suaminya untuk percaya kalau tas itu bisa kembali meski tidak ada dalam sejarah penjambret mengembalikan curiannya, bahkan semua polisi di Pontianak belum pernah alami penjambret memulangkan jambretannya tanpa nego minta imbalan apapun. Bila musibah tiba-tiba datang, Mujizat juga tiba-tiba datang pada kita yang berharap sama Tuhan.

Tuhan Yesus Memberkati.

Khotbah Minggu, 30 November 2014
GBI Baranangsiang

Senin, 01 Desember 2014

PERJALANAN MUSIM KEHIDUPAN - Pdt. Mark Clendon




Yang penting TUHAN yang suruh, kalau TUHAN yang suruh saya tidak takut, karena pintu-pintu pasti terbuka, dan tidak ada yang mustahil. Tapi kalau TUHAN tidak suruh, itu cape, sangat melelahkan dan bahaya sekali.

Dalam hidup ini kita mengalami perjalanan demi perjalanan, dan ada perjalanan yang kuat yang bisa mengantar kita dari musim ke musim, transisi, yang terus berubah, dari pertambahan umur ke umur, perubahan terjadi begitu cepat.

Gerakan Doa, Unity itu begitu Penting, karena akan melahirkan terobosan bagi kita dan bangsa.

Melalui perubahan dalam perjalanan hidup kita, kita semakin hari semakin matang, bisa menahan diri dan mempertimbangkan hal-hal sebelum bereaksi.

Efesus 4:13, "sampai kita semua telah mencapai kesatuan iman dan pengetahuan yang benar tentang Anak Allah, kedewasaan penuh, dan TINGKAT PERTUMBUHAN (standard yang Tuhan tetapkan) 
yang sesuai dengan kepenuhan Kristus"

Standard itu adalah Kristus, kedewasaan penuh, matang, mencapai potensinya dalam Tuhan. Perjalanan ini yang mahal dan luar biasa.

Efesus 3:17, "sehingga oleh imanmu Kristus diam di dalam hatimu dan kamu berakar dan berdasar di dalam kasih."

Pilar-pilar (dasar) yang menentukan agar kita mengalami tingkat pertumbuhan yang sesuai dengan kepenuhan Kristus yaitu:

1. Identitas saudara di dalam Tuhan

Identitas melahirkan tujuan hidup, 
Bila identitas lemah, tidak akan memiliki tujuan hidup di dalam Tuhan

Saat saudara sadar, berlutut, bertobat mengakui adalah orang berdosa dan perlu Juruselamat, hatimu perlu dibersihkan, saat itu terjadi transaksi di alam roh, Darah Anak Domba Menebus Saudara.

Aku sudah ditebus, dari keadaan terbelenggu, dari dosa, dari kutuk maut.

1 Korintus 6 : 20, "Sebab kamu telah dibeli dan harganya telah lunas dibayar"

Saya tidak lagi memiliki diri saya, tapi saya dimiliki oleh Tuhan, hak saya adalah punya Tuhan. Dan apa yang ada pada Allah (sifat-sifat, kehendak-Nya) harus saya miliki hingga serupa dengan Kristus.

Kristus berdiam di dalam hatimu (berdiam, tinggal, Tuhan menjadikan hidupmu tempat kediaman-Nya, rumah-Nya, My home)

Kebenaran adalah Milik Tuhan, mampu berdiri sendiri, bukan milik saya, saya hanya menyampaikan, kebenaran tidak bisa dijual belikan, tidak bisa dikompromikan, tidak bisa diatur sesuai dengan keadaan/ trend/ nilai sejarah tertentu.

"Salib Kristus akan selalu membuat tersinggung, memojokkan manusia untuk memilih ya atau tidak, untuk memaksa manusia menyadari keadaannya dan bertobat" - Billy Graham.

Miliki identitas yang kuat di dalam Tuhan.

2. Hubungan kita dengan Tuhan

Efesus 3:18-19, "Aku berdoa, supaya kamu bersama-sama dengan segala orang kudus dapat memahami, betapa lebarnya dan panjangnya dan tingginya dan dalamnya kasih Kristus, dan dapat mengenal kasih itu,sekalipun ia melampaui segala pengetahuan. Aku berdoa, supaya kamu dipenuhi di dalam seluruh kepenuhan Allah."

Coba bayangkan, renungkan, pikirkan, dan terakhir alami sendiri kasih Kristus itu.

Kesaksian Pak Mc Clendon mendaki Gunung Rinjani dengan 2 orang anak lakinya, sebelumnya sudah survey belajar peta, ukur berapa kilometer perjalanan, tapi terakhir harus mengalami sendiri mendaki gunung itu. Dengan mengalami sendiri itu anda punya power, kuasa untuk menceritakannya kepada orang lain, karena anda sudah mengalami sendiri.

Dunia sudah muak dengan orang Kristen yang palsu, yang tidak mengalami Tuhan dan mereka bisa tahu bedanya dengan orang yang ketika bicara memang karena mengalami Tuhan, ada kepenuhan Allah.

Kejarlah Kekudusan

Ilustari : Sebuah sponge pencuci piring akan meresap, menyerap cairan apapun yang didekatkan padanya, saat sponge itu ditekan / diperas maka akan keluar cairan yang ada di dalamnya. Apa yang kita isi setiap hari dengan pikiran, hati, hidup kita? Apakah racun toxic / Tuhan? Saat hidup kita ditekan/ diperas, dunia berharap yang keluar adalah toxic, Tuhan mau kita mengeluarkan buah yang baik.
 
Efesus 3:20, "Bagi Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita"

Doa : Taruh tangan kirimu di dada, tangan kanan diangkat kepada Tuhan, Tuhan Yesus saya mau tapi tidak mampu tanpaMu, tolonglah saya untuk mengenal dan mengalamiMu meskipun perjalanan itu tidak mudah, tapi hasilnya adalah kehidupan. Tidak ada yang mustahil bagi Tuhan, bahkan gunung pun pindah. Dalam Nama Tuhan Yesus saya percaya, Amin.

Tuhan Yesus Memberkati.


Khotbah 23 November 2014

GBI Tampak Siring

Selasa, 11 November 2014

APA YANG DIMAKSUD MENDUKAKAN ROH KUDUS SECARA SEDERHANA?


Minggu, 09 November 2014

BERJALAN DI DALAM MIMPI ILAHI - Pdt. Hendri Sutedja (Tasikmalaya)


Melihat Apa Yang Tuhan Lihat
Kejadian 13:14-15, "Setelah Lot berpisah dari pada Abram, berfirmanlah TUHAN kepada Abram: "Pandanglah sekelilingmu dan lihatlah dari tempat engkau berdiri itu ke timur dan barat, utara dan selatan, sebab seluruh negeri yang kaulihat itu akan Kuberikan kepadamu dan kepada keturunanmu untuk selama-lamanya."

Biasanya dengan cara seperti apakah Tuhan menolong seseorang yang dari ekor dapat menjadi kepala? Dari keterpurukan ke dalam keberhasilan? Biasanya dengan cara Tuhan menaruh mimpi/ visi dalam hidup kita.

Abram sedang kehilangan yang terbaik, karena kemenakannya Lot telah memilih terlebih dahulu tanah yang subur, tapi, meskipun begitu rencana Tuhan buat Abram tidak akan terbendung, Tuhan memberi VISION (penglihatan, mimpi, gambaran masa depan) kepada Abram.

Ia harus selalu memiliki penglihatan yang baik, Tuhan menyuruhnya melihat ke timur barat utara dan selatan. 

Tuhan adalah Tuhan yang memberi mimpi/vision kepada orang-orang yang gagal, untuk membangkitkan mereka menjadi maju dan menang.

Apa yang kau lihat? Apa yang kau lihat? Apa yang kau lihat? Karena apa yang ada dalam gambaran benak kita akan menentukan kuasa Allah bekerja dahsyat dalam hidup kita.

2 Raja-raja 2:9-10, "Dan sesudah mereka sampai di seberang, berkatalah Elia kepada Elisa: "Mintalah apa yang hendak kulakukan kepadamu, sebelum aku terangkat dari padamu." Jawab Elisa: "Biarlah kiranya aku mendapat dua bagian dari rohmu." Berkatalah Elia: "Yang kauminta itu adalah sukar. Tetapi jika engkau dapat melihat aku terangkat dari padamu, akan terjadilah kepadamu seperti yang demikian, dan jika tidak, tidak akan terjadi."

Mungkin yang sedang kau minta itu sukar, tapi Firman-Nya akan melatih apa yang kau lihat dalam mimpimu, karena orang-orang percaya yang melakukan perbuatan besar harus dikendalikan oleh mimpi/visinya Tuhan, bukan kekuatan kita.


3 Hal yang melatih kita praktek memulai untuk hidup yang dikendalikan oleh Visi Ilahi (bukan kata orang, media, dll, tapi apa kata Tuhan) :

1. Perbaiki gambaran (harapan) kita, mungkin yang kita lihat saat ini gambaran hidup kita sedang tidak baik, tapi kita memperbaiki untuk melihat gambaran yang baik

Yeremia 1:11-12, "Sesudah itu firman TUHAN datang kepadaku, bunyinya: "Apakah yang kaulihat, hai Yeremia?" Jawabku: "Aku melihat sebatang dahan pohon badam." Lalu firman TUHAN kepadaku: "Baik penglihatanmu, sebab Aku siap sedia untuk melaksanakan firman-Ku."

Ketika Gereja Tuhan sepakat dengan Firman Tuhan, penglihatanmu baik, mulutmu baik, maka engkau akan bangkit.

Tuhan mau kita melihat yang baik dan mulutmu tetap baik meskipun dalam keadaan tidak baik. 

Lakukan sampai Tuhan katakan Baik Penglihatanmu (yang kau bayangkan, pikirkan, mulutmu selalu baik)

Jangan biarkan masa lalumu menentukan masa depanmu. 

Apa yang kita pikirkan ketika kita berada di lembah sangat menentukan sekali. Ambil remote control kita dan putuskan kita mau tenggelam dalam lembah atau memperbaiki semuanya dan bangkit untuk menjadi seperti yang Firman Tuhan katakan?

Apa yang kita lihat akan membantu iman kita untuk terus bergerak, tidak menyerah.

2. Kita perlu memperbesar Vision/ mimpi kita, jangan puas dengan apa yang ada, berani memiliki visi yang lebih besar, anda akan mendapatkan yang lebih besar meskipun tantangan lebih besar juga.

Yesaya 54:2, "Lapangkanlah tempat kemahmu, dan bentangkanlah tenda tempat kediamanmu, janganlah menghematnya; panjangkanlah tali-tali kemahmu dan pancangkanlah kokoh-kokoh patok-patokmu!"

Kisah Para Rasul 1:8, "Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi."

Tempat kemahmu (place, tempatnya), tenda tempat kediamanmu (siapkan kapasitas yang lebih besar), pancangkanlah kokoh patok-patokmu, kalau sekarang anda mengalami tantangan yang besar, anda sudah di track (jalur) yang benar.

Ronaldo pemain sepak bola dunia memiliki pendapatan yang bila dibagi per 1 menit kekayaannya bertambah ± Rp. 500.000,- , senang, semua orang mau, tapi harga yang dibayarnya setiap 1 hari ia sit up 3.000x untuk menjaga staminanya tetap prima.

Berani bayar harga, memperbesar kapasitas doa, puasa

Berlatih lebih dari pada yang diminta.

Selalu pemimpin-pemimpinnya Tuhan adalah orang yang senang distretch (ditarik, diregangkan lebih lagi), berdoa lebih lagi, baca Firman Tuhan lebih lagi, pancangkan patok-patok lebih lagi, maka kita lihat Vision Tuhan digenapi.

Dreamer, visioner tidak dibatasi oleh usia, tapi oleh kemalasan kita untuk bayar harga.

3. Percayakan vision itu kepada Tuhan

Ngikut aja sama Tuhan, ga neko-neko, tujuannya hanya satu, untuk menyenangkan hati Tuhan, memberkati sesama dan bangsa.

Roh Kudus, Sahabat kita, sparing partner kita, kita ga sendiri.

Tuhan Yesus Memberkati.

Khotbah Minggu, 19 Oktober 2014
GBI Tampak Siring

PANDUAN PRAKTIS FIRMAN TUHAN TENTANG MENANTI-NANTIKAN TUHAN - Pdt. Welyar Kauntu



Yesaya 40:30-31,
"Orang-orang muda menjadi lelah dan lesu dan teruna-teruna jatuh tersandung, tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru: mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah."

Tuhan mau kita lebih banyak lagi menanti-nantikan Tuhan, duduk di kaki Tuhan. Teruna-teruna dan orang-orang muda jatuh tersandung (adalah gambaran orang yang merasa masih bisa, mampu) padahal kita semua tidak dapat mengandalkan kekuatan kita sendiri.

Menantikan dalam bahasa Ibrani artinya berharap hanya kepada Tuhan.

Lagu:
Kuberharap kepadaMu
Kau perlindungan dan kekuatanku
Kuberdoa kepadaMu
Kau tanduk kes'lamatanku

Kaulah Tuhanku, Kaulah Rajaku
Kaulah benteng dan p'risaiku
Hatiku rindu menyenangkanMu
Kusembah sujud kepadaMu

Untuk dapat naik rajawali perlu sayap yang akan menopangnya, kita perlu sayap untuk naik ke level selanjutnya. Biarlah kita dibawa Tuhan naik ke level yang lebih tinggi dalam perkenanan-Nya Tuhan, dalam hal rohani dan dalam kehidupan ini.

Lagu:
Orang yang berharap Tuhan
Diperbah'rui kuatnya
Terbang naik dengan sayap rajawali
Berlari tiada penat, berjalan tiada lelah
Ajarku harap Kau Tuhan

Tuhan menetapkan langkah-langkah orang yang hidupnya berkenan kepadaNya
Apabila ia jatuh tak sampai tergeletak
S'bab Tuhan menopang tangannya

Tangannya, Tangannya
S'bab Tuhan menopang tangannya
Apabila ia jatuh tak sampai tergeletak
S'bab Tuhan menopang tangannya

PERHATIKAN UNTUK HIDUP BENAR HARI INI, 
MAKA ANDA TIDAK AKAN KUATIR AKAN HARI ESOK, 
KARENA TUHAN SUDAH MENETAPKAN LANGKAH-LANGKAH ANDA.

Kalau kita hidup Benar, dampaknya sampai ke anak cucu kita.

Dalam pertandingan rohani kita membutuhkan kekuatan baru dari Tuhan untuk menyelesaikan tugas yang dari Tuhan.

Lagu:
Hatiku percaya 3x
S'lalu ku percaya

Yesus, Yesus, Kau Berarti bagiku
Yesus, Yesus, Kau segalanya bagiku

Kehidupan rohani kita adalah proses berjalan bersama Tuhan, mengenalNya lebih lagi dan lebih dalam lagi.

Ada momen dalam hidup kita dimana kita harus menjalani jalan yang menanjak, berat, berbatu-batu, yang seakan membuat kita tidak tahan, ga mau lanjut. Tapi kalau kita bisa melewati proses ini, berjaga-jaga, menanti-nantikan Tuhan, kita akan mengalami hal yang luar biasa.

Kesaksian setelah pelayanan di Papua Barat, Pak Welyar lalu diberi kesempatan untuk mengunjungi Raja Ampat, begitu indah, lanjut lagi ke Pulau Ampang 1.5 jam, hiking bukit tebing disana dengan penuh perjuangan dan susah payah, memuji menyembah Tuhan dan sampainya di atas semua kesulitan itu terbayar. 

Saya tidak tahu kesulitan apa yang saudara alami, tapi ketika kita melewatinya, Tuhan mau membawa kita melihat KemuliaanNya, KeindahanNya.

Lagu:
Aku percaya berkatMu atasku melimpah
Kebajikan kemurahan s'lalu mengikutiku
Kupuji kusembah Kau Tuhan

Yesaya 30:15, "Sebab beginilah firman Tuhan ALLAH, Yang Mahakudus, Allah Israel: "Dengan bertobat dan tinggal diam kamu akan diselamatkan, dalam tinggal tenang dan percaya terletak kekuatanmu."

Langkah awal adalah bertobat dan rendahkan diri di hadapan Tuhan.

Tanggalkan segala beban dan dosa yang mengikat untuk berlari bagi Tuhan (pada Tujuan Ilahi).

Dosa ketika mengikat seseorang, kelihatannya dia lari, tapi sebetulnya hanya berlari di tempat atau berputar-putar. Dosa harus dibereskan di hadapan Tuhan.

Bertobat dan tinggal diam, disitulah kamu diselamatkan.

Rendahkan diri, tinggalkan beban yang merintangi. Selain dosa, beban itu juga merintangi, tanggalkan itu, beban bisa berbicara kekuatiran dalam hidup yang banyak menghambat anak-anak Tuhan dalam perjalanan rohani.

Ibrani 12:1-2, "Karena kita mempunyai banyak saksi, bagaikan awan yang mengelilingi kita, marilah kita menanggalkan semua beban dan dosa yang begitu merintangi kita, dan berlomba dengan tekun dalam perlombaan yang diwajibkan bagi kita. Marilah kita melakukannya dengan mata yang tertuju kepada Tuhan Yesus, yang memimpin kita dalam iman, dan yang membawa iman kita itu kesempurnaan..."

Diberkati berlimpahan dalam pekerjaan, usaha, punya anak kalau membuat malah semakin jauh dari Tuhan, karena kekuatiran, takut ninggalin usaha, ga percaya karyawan, takut anak sakit, keluar dari pelayanan, dsbnya, hati-hati. Tanggalkan kekuatiran. Percaya! DALAM TINGGAL TENANG DAN PERCAYA TERLETAK KEKUATANMU. Ga mudah, tapi waktu kita banyak di Hadirat Tuhan, beban itu dilepaskan. Kalau kamu sudah serahkan padaku kenapa kamu kuatir? Keluarga, usaha semua itu dari Tuhan, lakukan tanggung jawabmu, tapi kalau itu sudah menuntut lebih dari pada Tuhan, percayakan itu semua pada Tuhan.

Lagu:
Di HadiratMu aku puas (ada damai sejahtera, komplit terpenuhi), 
Di HadiratMu aku bebas
Di HadiratMu ada t'rang kehidupanku
Pernyataan kuasa KekuatanMu
Di HadiratMu ku datang 
Persembahkan lagu di hadapan Rajaku

Ilustrasi:
Ada seorang petani yang memiliki kebun di rumahnya, ia memanen hasil-hasil buahnya, bagus-bagus, ia mau jual ke kota untuk dapat hasil tambahan, lama-lama perjalanan yang jauh karena teriknya matahari mulai dirasakan, tiba-tiba ada pengemudi mobil bak terbuka yang ajak dia naik, dia senang sekali, tiba-tiba setelah 100 meter jalan, pengemudinya berhenti dan bilang Pak mengapa pikulannya itu terus dipikul? Taruh dong, kan sudah naik mobil. Tuhan sudah bilang, lepaskan semua kekuatiranmu sama Tuhan, kan kamu sudah ikut Tuhan, marilah kepadaKu semua yang letih lesu dan berbeban berat datang kepada Tuhan.

Lagu:
Selidiki Aku, lihat hatiku
Apakah ku sungguh mengasihiMu Yesus
Kau yang Maha Tahu, yang menilai hidupku, tak ada yang tersembunyi bagiMu
T'lah kulihat kebaikanMu yang tak pernah habis dihidupku
Ku berjuang sampai akhirnya Kau dapati aku tetap setia

⌣̊┈̥-̶̯͡»̶̥✽̶ GOD BLESS YOU ⌣̊┈̥-̶̯͡»̶̥✽ 

Khotbah Minggu, 12 Oktober 2014
GBI Tampak Siring

SUDAHKAH KITA BERGUNA BAGI KERAJAAN ALLAH? | BELAJAR "MATI"



Visi yang Tuhan berikan kepada Gembala kita Pdt. Niko Njotorahardjo adalah untuk mempersiapkan bagi Tuhan umat yang layak, caranya dengan menjadi umat yang layak, karena Tuhan Yesus sudah akan segera datang kembali.

Lukas 18:8, "Aku berkata kepadamu: Ia akan segera membenarkan mereka. Akan tetapi, jika Anak Manusia itu datang, adakah Ia mendapati iman di bumi?"

Tuhan Yesus rendah hati, meskipun Ia adalah Tuhan, Ia menyebutkan diri-Nya "Anak Manusia" Ia yang adalah Tuhan, Allah, Pencipta, yang punya semuanya, tapi Ia mau dituliskan sebagai Anak Manusia, seakan turun level.

Mari kita renungkan, sepanjang tahun ini apakah kita sudah bersikap rendah hati? Misalnya, kakak sama adik siapa duluan yang harus ganti handphone duluan? Jabatan lama sudah manager, mau turun jadi supervisor? Susah sekali rasanya.

Tuhan Yesus tanya, adakah Ia mendapati iman di bumi? 

Selama ini kita berdoa sama Tuhan, lebih banyak yang dijawab ya atau tidak? Misalnya, seseorang berdoa untuk orang lain, lalu tidak sembuh, orang ga akan bilang kurang memuji Tuhan, tapi pasti bilangnya kurang iman.

Mujizat-mujizat yang di Alkitab dikatakan oleh Tuhan Yesus "Jadilah sesuai imanmu" jadi Iman adalah kunci untuk membuka pintu Surga.

Matius 9:35, "Demikianlah Yesus berkeliling ke semua kota dan desa; Ia mengajar di dalam rumah-rumah ibadat dan memberitakan Injil Kerajaan Sorga serta melenyapkan segala penyakit dan kelemahan."

Kita pun semua pasti sudah berkeliling, ke mall, ke kantor, ke tempat usaha, kemanapun, kita pikir kita hanya bekerja, tapi bila kita mencari dahulu Kerajaan Allah, begitu banyak orang disekitar kita yang dapat menerima dampak dari kasih Tuhan.

Apakah kita ke Gereja karena perlu penyelesaian masalah kita, selalu hanya memperhatikan diri kita sendiri atau karena untuk melayani Tuhan?

It's all about me?
Or
It's all about YOU (LORD JESUS)?

Apakah ini semua tentang saya?
Atau
Semua ini adalah tentang TUHAN YESUS?

Matius 9:36, "Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati Yesus oleh belas kasihan kepada mereka, karena mereka lelah dan terlantar seperti domba yang tidak bergembala."

Tuhan Yesus datang bukan untuk mengambil keuntungan dari orang lain, tapi untuk memperhatikan mereka.

Ketika kita melakukan sesuatu "untuk Tuhan", sebetulnya itu untuk kebaikan diri kita sendiri juga.

Pasukan Doa yang Terkuat yang saya tahu :
1. Anak-anak (karena Imannya begitu kuat)
2. Ibu-ibu (karena mengerti dengan hati)

Setiap Perjamuan Kudus kita diingatkan Tuhan berkata, inilah Tubuh-Ku terpecah untuk kamu. Maukah kita juga berkata, Inilah tubuhku (talentaku, kemampuanku, keuanganku, dll) untuk melayani Tuhan.

Sering kita kurang menghargai Tuhan dengan sikap, perbuatan, perkataan kita. Kita kurang beriman karena kita merasa ada hal-hal lain yang masih bisa kita mau andalkan. Maka Tuhan bilang berbahagialah mereka yang miskin di hadapan Tuhan.

Kunci Iman : mulut, hati, pikiran nya sepakat. 

Kejarlah Tuhan Yesus, kita perlu Hadirat Tuhan.

Matius 9:37-38, "Maka kata-Nya kepada murid-murid-Nya: "Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit. Karena itu mintalah kepada tuan yang empunya tuaian, supaya Ia mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu."

Pekerja yang fokusnya adalah untuk penuaian jiwa-jiwa, yang diberi kuasa oleh Tuhan (Matius 10:1, "Yesus memanggil kedua belas murid-Nya dan memberi kuasa kepada mereka untuk mengusir roh-roh jahat dan untuk melenyapkan segala penyakit dan segala kelemahan.)

Do you Talented worker (menyelesaikan tugas pelayanan) or 
Annointed worker (ujungnya keselamatan jiwa-jiwa)?

Doa bilang sama Tuhan, Tuhan, aku mau hidupku berguna bagi Kerajaan Surga.

Matius 10:8, "Kamu telah memperolehnya dengan cuma-cuma, karena itu berikanlah juga dengan cuma-cuma."

Revival (kebangunan rohani) itu pasti terjadi, masalahnya kamu mau jadi pelaku atau penonton? 

Yohanes 12:23, "Telah tiba saatnya Anak Manusia dimuliakan."

Siapa mau diangkat sama Tuhan? Angkat tangan. 
Siapa mau dimuliakan? Kehidupan kita diangkat oleh Tuhan? 
Kuncinya ayat 24, harus "mati" dulu, catat! 
Ayat 25 baca.

Yohanes 12:24-25, "Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya jikalau biji gandum tidak jatuh ke dalam tanah dan mati, ia tetap satu biji saja; tetapi jika ia mati, ia akan menghasilkan banyak buah. Barangsiapa mencintai nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya, tetapi barangsiapa tidak mencintai nyawanya di dunia ini, ia akan memeliharanya untuk hidup yang kekal."

Ketika kita makan sesuatu yang pahit, kopi yang pahit, tanpa gula dan susu, lalu kita makan kue yang manis, manisnya berasa ga? Berasa banget. Itu seni menikmati kopi. 

Jangan cengeng, belajar "mati". 
Orang yang paling kau ga sukai, ga cocok, datangi, ajak makan siang terus sampai habis rasa ga suka kita.

Biarlah kehendakMu yang jadi Tuhan, bukan kehendakku. Komitmen.

Siapa yang ketika mendengar ini Tuhan jamah, Tuhan sudah bicara untuk kamu melakukan hal yang tidak kamu mau, jangan keraskan hati. Lakukan.

Lagu:
It's all about You, 
It's all about You
It's all about You, Jesus

I'm coming back to the heart of worship
And it's all about You, Jesus
I'm sorry Lord for the things I've made it
And It's all about You
It's all about You, Jesus

Tuhan Yesus Memberkati.

Khotbah Minggu, 5 Oktober 2014
GBI Tampak Siring

MAKNA SABAT TAHUN 5775 AYIN HEI - Pdt. Eddy Prayitno


Tak terasa kita telah meninggalkan tahun 5774 (Ayin Daleth) dan mulai menjalani tahun baru Israel di 5775 (Ayin Hei) dari semenjak 24 September 2014.

Rosh Hashanah berbicara hari pertama dari permulaan yang baru. Bagi Tuhan tidak ada yang mustahil, bagi Tuhan tidak ada yang tak mungkin. 

Huruf Ayin Hei (5775) seperti lambang orang yang mengangkat kedua tangannya, menyembah kepada Tuhan. Tuhan rindu memberikan hikmat-Nya. 

Di tahun 5774 Tuhan membuka pintu-pintu bagi kita, di tahun ini, Tuhan sendiri yang akan masuk melalui pintu dan tinggal berdiam di dalam kita dan menyertai kehidupan kita.

Tahun ini juga berarti Sabat, berhenti, menghormati hari perhentian ini untuk dikhususkan bagi Tuhan. Waktu untuk mendekat kepada Tuhan dalam persekutuan Sabat.

Imamat 25:2-7, 
(2) "Berbicaralah kepada orang Israel dan katakan kepada mereka: Apabila kamu telah masuk ke negeri yang akan Kuberikan kepadamu, maka tanah itu harus mendapat perhentian sebagai sabat bagi TUHAN. (3) Enam tahun lamanya engkau harus menaburi ladangmu, dan enam tahun lamanya engkau harus merantingi kebun anggurmu dan mengumpulkan hasil tanah itu, (4) tetapi pada tahun yang ketujuh haruslah ada bagi tanah itu suatu sabat, masa perhentian penuh, suatu sabat bagi TUHAN. Ladangmu janganlah kautaburi dan kebun anggurmu janganlah kaurantingi. (5) Dan apa yang tumbuh sendiri dari penuaianmu itu, janganlah kautuai dan buah anggur dari pokok anggurmu yang tidak dirantingi, janganlah kaupetik. Tahun itu harus menjadi tahun perhentian penuh bagi tanah itu. (6) Hasil tanah selama sabat itu haruslah menjadi makanan bagimu, yakni bagimu sendiri, bagi budakmu laki-laki, bagi budakmu perempuan, bagi orang upahan dan bagi orang asing di antaramu, yang semuanya tinggal padamu. (7) Juga bagi ternakmu, dan bagi binatang liar yang ada di tanahmu, segala hasil tanah itu menjadi makanannya.

Mengapa tanah harus masuk masa Sabatnya?

Manusia dan tanah tidak dapat dipisahkan, waktu manusia diciptakan, ia diambil dari debu dan tanah. Ia makan hasil dari tanah, minum dari tanah yang mengeluarkan sumber airnya. Tanah memberikan kekayaannya kepada manusia. Suatu hari kelak kita menutup mata dan tubuh kita kembali ke tanah.

Hubungan manusia dan Sabat tidak terpisahkan. Sabat (jeda, berhenti sesaat untuk beristirahat, karena kekuatan manusiawi kita tidak sanggup untuk memikul seluruh beban di dunia ini, waktu usia kita bertambah, kekuatan kitapun mulai menurun) 

Manusia pada umumnya hanya menggunakan 4% dari kemampuan otaknya, Einstein 8%, terlalu lelah untuk menanggung semua tekanan yang ada di dunia ini. Ada waktu untuk kita berhenti Sabat, untuk bersekutu lebih lagi dengan Tuhan. Fokus lebih lagi mencintai mengasihi Tuhan.

Saya percaya hidup kita akan diubah oleh Tuhan.

Lagu:

BASUH AKU DIDALAM DARAH-MU

Basuh aku di dalam darah-Mu Anak Domba
Jamah bibir luruskan hatiku dengan Roh-Mu
Kurindu kemuliaan Tuhan
Lebih dari segala harta
Jadikan ku hamba berkenan kepada-Mu

Lebih dari s'galanya kuingin Kau Tuhan
Mas, perak, dan permata tiada artinya
Kuingin lebih dekat bersekutu dengan-Mu
Jadikanku hamba setia kepada-Mu


Tuhan Yesus Memberkati

Minggu, 28 September 2014
GBI Baranangsiang

Doa Penyembahan dan Pemulihan - Pdt. Harry Setiono


Bagaimana untuk hidup memuliakan Tuhan di tengah keluarga dan orang-orang lain? Kita harus berbuah, dengan cara tertanam pada Tuhan Yesus, bertumbuh, setiap hari dalam Doa Pujian Penyembahan kepada Tuhan Yesus. Bisa merasakan begitu dalamnya, dan panjangnya, dan lebarnya kasih Tuhan.


Yohanes 15 : 4-5,"Tinggallah di dalam Aku dan Aku di dalam kamu. Sama seperti ranting tidak dapat berbuah dari dirinya sendiri, kalau ia tidak tinggal pada pokok anggur, demikian juga kamu tidak berbuah, jikalau kamu tidak tinggal di dalam Aku. Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa."

Efesus 3 : 18, "Aku berdoa, supaya kamu bersama-sama dengan segala orang kudus dapat memahami, betapa lebarnya dan panjangnya dan tingginya dan dalamnya kasih Kristus"

Kasih Tuhan kepada kita begitu besar, satu hal Tuhan bicara kepada saya, perkataan itu yang tidak dapat saya lupakan. Tuhan, Engkau telah mengorbankan diri-Mu di kayu salib untuk menebus dosaku, namun Tuhan berkata, "Meskipun hanya ada satu orang di bumi ini, yaitu engkau, Aku akan tetap melakukannya untukmu."

Yohanes 3 : 16, "Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal."

Lagu:
KAU KUSEMBAHI EXALT THEE 
Pete Sanchez Jr
S'BAB ENGKAULAH TUHAN YANG MAHA TINGGI
FOR THOU, O LORD, ART HIGH ABOVE ALL THE EARTHKAU DIMULIAKAN ATAS S'GALA ALLAH
THOU ART EXALTED FAR ABOVE ALL GODS
S'BAB ENGKAULAH TUHAN YANG MAHA TINGGI
FOR THOU, O LORD, ART HIGH ABOVE ALL THE EARTH
KAU DIMULIAKAN ATAS S'GALA ALLAH
THOU ART EXALTED FAR ABOVE ALL GODS


REFF:
KAU KUSEMBAH, KAU KUSEMBAH
I EXALT THEE, I EXALT THEE
KAU KUSEMBAH, OH TUHAN
I EXALT THEE, O LORD
KAU KUSEMBAH, KAU KUSEMBAH
I EXALT THEE, I EXALT THEE
KAU KUSEMBAH, OH TUHAN
I EXALT THEE, O LORD


Lagu:
Kasih dari surga memenuhi tempat ini
Kasih dari Bapa surgawi
Kasih dari Yesus mengalir di hatiku
Membuat damai di hidupku

Reff:
Mengalir kasih dari tempat tinggi
Mengalir kasih dari tahta Allah Bapa
Mengalir, mengalir, mengalir dan mengalir
Mengalir memenuhi hidupku.
(2x)

Tuhan Yesus Memberkati

Minggu, 21 September 2014
GBI Tampak Siring

Rabu, 05 November 2014

Pelajaran Menarik dari Kehidupan Yakobus - Pdt. Subayu


Kolose 3:1, 
"Karena itu, kalau kamu dibangkitkan bersama dengan Kristus, 
carilah perkara yang di atas, di mana Kristus ada, 
duduk di sebelah kanan Allah. 
Pikirkanlah perkara yang di atas, bukan yang di bumi."

Ini berarti mata kita senantiasa memandang Allah, bukan berarti tidak bekerja, tapi yang terutama adalah menyukakan hati Tuhan, memuji menyembah Tuhan dalam roh dan kebenaran.


Yakobus 1:1, "Salam dari Yakobus, hamba Allah dan Tuhan Yesus Kristus, kepada kedua belas suku di perantauan."

Kondisi setelah Tuhan Yesus bangkit dan naik ke surga adalah penduduk Yerusalem banyak mengalami penganiayaan, oleh sebab itu mereka banyak menyebar (merantau) ke kota-kota lainnya.

Dari 12 murid Tuhan Yesus, 1 orang (Yudas) telah mati bunuh diri karena berkhianat, 10 orang mati martir, dan hanya 1 orang yaitu Yohanes yang digoreng dalam minyak panas namun tidak mati, lalu ia dibuang ke Pulau Patmos.

Yakobus ini dikenal juga sebagai Rasul Doa karena ia suka sekali berdoa, kita harus banyak berdoa, kalau tidak berdoa kita tidak akan mendapatkan apa-apa, banyak berdoa banyak mendapatkan pewahyuan dan tuntunan Tuhan, kita banyak tidak mengetahui apa yang harus kita doakan, tapi Tuhan akan memimpin kita supaya berdoa sesuai kehendak Tuhan.

Yakobus ini terus berdoa, bergumul untuk jemaat-jemaat yang ia pimpin, untuk orang-orang Yahudi, berdoa terus berdoa. Hingga ada satu waktu ia berdoa di atas Bait Suci, di tempat yang tinggi, orang-orang Farisi tidak menyukai caranya dan mendorongnya, ia jatuh namun tidak langsung mati, ia dirajam batu, dipukuli, namun segera ia berlutut lagi dan berdoa, mendoakan mereka.

Hal menarik yang harus kita pelajari dari Yakobus:

I. YAKOBUS ADALAH ORANG YANG RENDAH HATI

Yakobus adalah orang yang rendah hati. Lawannya adalah tinggi hati (sombong). Di surga tidak ada tempat untuk orang yang tinggi hati, yang tidak mau mengampuni. Tuhan paling suka dengan orang yang rendah hati.

Yakobus memperkenalkan dirinya sebagai "hamba Allah" , ia tidak memperkatakan jabatannya yang tinggi sebagai pemimpin jemaat di Yerusalem. Semua kita yang percaya Tuhan Yesus adalah hamba Allah. 

Tapi, kita tidak boleh merasa rendah diri, kita adalah anak Segala Raja, maka mata kita harus senantiasa memandang ke atas, kepada Tuhan Yesus, namun tetap rendah hati, jangan pernah merasa kalau diri kita ini hebat.

Lagu:
KASIH SETIA-MU YANG KURASAKAN
Ir. Niko Njotorahardjo

KASIH SETIA-MU YANG KURASAKAN
LEBIH TINGGI DARI LANGIT BIRU
KEBAIKAN-MU YANG T'LAH KAU NYATAKAN
LEBIH DALAM DARI LAUTAN


BERKAT-MU YANG TELAH KUTERIMA
SEMPAT MEMBUATKU TERPESONA
APA YANG TAK PERNAH KUPIKIRKAN
ITU YANG KAU SEDIAKAN BAGIKU

REFF:
SIAPAKAH AKU INI TUHAN
JADI BIJI MATA-MU
DENGAN APAKAH KUBALAS TUHAN
S'LAIN PUJI DAN SEMBAH KAU

Kita anak Tuhan tidak bisa dijamah oleh siapapun, tanpa seizin Tuhan. Sehelai rambutpun tidak ada yang jatuh tanpa seizin Tuhan. Tuhan begitu melindungi dan menjaga kita.

Tuhan sudah bilang bahwa hanya orang yang merendahkan dirinya yang akan ditinggikan, sebaliknya orang yang meninggikan diri akan direndahkan.

Contoh kerendahan hati dari Daud, ia banyak dipuji-puji oleh rakyat, ia memiliki kesempatan untuk membalas Saul yang berusaha membunuhnya, namun Daud tidak membalas sedikitpun, ia tidak mau mengusik orang yang diurapi Tuhan.

Bagaimana mencek diri kita apakah kita rendah hati atau tidak? 

1. Apakah kita mau dikoreksi? Kalau kita ditegur, diingatkan, dikoreksi lalu marah dan sakit hati, melawan, membantah, maka kita sombong.

Apabila Gembala menegur kita, mengingatkan untuk datang Doa, Cool, Ibadah, jangan membantah bilang saya sibuk.

Katakan terima kasih sudah menegur saya. Ketika kita memikirkan perkara-perkara yang diatas, Tuhan akan memikirkan perkara-perkara kita yang di bawah ini.

2. Apakah Saudara suka dipuji?

Yang dipuji itu hanya Tuhan. Dipuji-puji bisa melambungkan kita, sebentar lalu jatuh. Biarlah Tuhan yang memuji kita dan biarlah hanya Tuhan yang dipuji.

3. Apakah Saudara suka dihormati?

Kalau bukan saya maka hal ini tidak akan terjadi. Bukan, semua karena Tuhan. Kembalikan semua kepada Tuhan.

Anda bisa memiliki berkat Tuhan, usaha, pekerjaan yang diberkati semua juga hanya karena Tuhan.

II. YAKOBUS ADALAH ORANG YANG SANGAT MENGHORMATI TUHAN

Yakobus mengalami perjumpaan pribadi dengan Tuhan, ia menyerahkan hidupnya bagi Tuhan dan sangat menghormati Tuhan.

1 Korintus 15:7, "Selanjutnya Ia menampakkan diri kepada Yakobus, kemudian kepada semua rasul."

Apabila Pemimpin Pujian minta kita memuji menyembah Tuhan sambil mengangkat tangan? Kenapa tidak mau melakukannya? Atau hanya setengah tiang? Kan lebih enak kalau kita mengangkat tangan kita sepenuhnya, tanda kita berserah sama Tuhan.

Dalam Doa Pujian Penyembahan itu sangat besar kuasanya, masalah kita bisa semuanya diangkat oleh Tuhan.

Apakah kita datang Ibadah suka telat?

Hormati Tuhan, inilah yang Tuhan mau kita lakukan.

Wahyu 5:12, "katanya dengan suara nyaring: "Anak Domba yang disembelih itu layak untuk menerima kuasa, dan kekayaan, dan hikmat, dan kekuatan, dan hormat, dan kemuliaan, dan puji-pujian!"

Orang yang menghormati Tuhan pasti menjaga sikap hidupnya, menjaga kekudusan. Datang kepada Tuhan ketika kita berdoa, minta ampun, serahkan diri kepada Tuhan, maka Tuhan akan mengampuni. Darah-Nya menyucikan dosa-dosa kita.

Ketaatan adalah wujud penghormatan kita kepada Tuhan. Anak Tuhan itu perlu taat, karena kita menghormati Tuhan. Taat beribadah, konsisten, lapar dan haus terus dengan Tuhan, sehingga roh kita terus menerus menyala-nyala, ketika kita tidak menjauhkan diri dari Ibadah.

III. YAKOBUS PERDULI KEPADA ORANG-ORANG LAIN

Yakobus mengirimi para rasul dan kedua belas suku di perantauan sebuah surat, memperhatikan, menguatkan, memperdulikan sesama.

Matius 22:37-38-39, "Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu. Itulah hukum yang terutama dan yang pertama. Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri."

Wujud nyata kita mengasihi Tuhan diterjemahkan dalam kita mengasihi sesama. Kalau orang lain sakit, kita pun merasakannya, memberi, menolong. Lihatlah orang-orang di sekitar kita. Berilah maka kamu akan diberi. Engkau akan diberkati berlimpah, limpah, limpah.

Lagu:

AKU MENGASIHI ENGKAU YESUS

Aku mengasihi Engkau Yesus
Dengan segenap hatiku
Aku mengasihi Engkau Yesus
Dengan segenap jiwaku

Kurenungkan firmanMu siang dan malam
Kupegang printahMu dan kulakukan
Engkau tahu ya Tuhan tujuan hidupku
Hanyalah untuk menyenangkan hatiMu

Lagu:
HATI S'BAGAI HAMBA
Jonathan Prawira

KU TAK MEMBAWA APAPUN JUGA
SAAT KU DATANG KE DUNIA
KU TINGGAL SEMUA PADA AKHIRNYA
SAAT KU KEMBALI KE SURGA

REFF:
INILAH YANG KU PUNYA
HATI S'BAGAI HAMBA
YANG MAU TAAT DAN SETIA
PADA-MU BAPA

KEMANAPUN KU BAWA
HATI YANG MENYEMBAH
DALAM ROH DAN KEBENARAN
SAMPAI S'LAMANYA

BRIDGE:
BAGAIMANA KU MEMBALAS KASIH-MU
S'GALA YANG KU PUNYA ITU MILIK-MU
ITU MILIK-MU OH...

Tuhan Yesus Memberkati.

Khotbah Minggu, 14 September 2014
GBI Sumedang