Mengenai Saya

Foto saya
Hai sobat-sobat terkasih dalam Tuhan Yesus Kristus, Selamat bergabung dalam Blog Catatan Khotbah Kristen, Catatan Kesaksian Harian dan Catatan Sekolah Minggu. Kami juga mengundang Saudara/i untuk tergabung dalam Facebook Diberkati N Memberkati (Sebuah forum untuk kita saling berbagi berkat, kesaksian, pengalaman dalam Tuhan Yesus, menguatkan & dikuatkan satu sama lain, semua untuk kemuliaan-NYA). Tuhan Yesus Memberkati dan Mengasihi Saudara/i :) Bagi Saudara/i yang rindu untuk menghubungi kami, baik untuk memberikan kesaksian/ memerlukan dukungan Doa, silahkan e-mail ke: diberkatinmemberkati@gmail.com - (Jesus Christ is my All in All... He is Real... He Loves Us So Much.... Yohanes 14 : 6, Kata Yesus kepadanya: Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku. Yohanes 3:16, Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya (Tuhan Yesus Kristus) tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal).

Minggu, 15 Desember 2013

Bagaimana Kondisi Hatimu Saat Ini ? - Pdt Riza Solihin

Mazmur 149:4, "Sebab TUHAN berkenan kepada umat-Nya, Ia memahkotai orang-orang yang rendah hati dengan keselamatan."

Mazmur 69:32-33, "Lihatlah, hai orang-orang yang rendah hati, dan bersukacitalah; kamu yang mencari Allah, biarlah hatimu hidup kembali !"

"Your Heart Attitude determine your Latitude" (Sikap Hati kita mencerminkan ketinggian dalam hidup kita - apa yang dapat kita capai). 

Yang menentukan ke depan adalah sikap hati kita di hadapan Tuhan.

Mengapa hati perlu dijaga? Karena hati bisa terkecoh. Contoh : Suami telat pulang, hati Istri bisa terkecoh, tidak dapat tiket Natal, hati bisa terkecoh.

Orang dapat hidup, beraktivitas normal, tetapi hatinya mati. Ia bisa melayani, aktif di mimbar, tapi aktivitas ternyata tidak menentukan sikat hati seseorang.

Saya minta maaf,
* Kalau saudara datang ke Gereja tapi tidak merasakan hadirat Tuhan, hatimu mati
* Kalau saudara tidak lagi peduli akan keselamatan orang lain, hatimu mati
* Kalau saudara tidak lagi tergerak melihat kesusahan orang lain, yang dipikirkan hanya keinginan dan kepentingan diri sendiri, hatimu mati

Mazmur 69:32, dikatakan hati mati, bukan beku, mengeras, ayat ini jelas berkata biarlah hatimu hidup kembali.

Dalam 2 Raja-Raja 7 diceritakan ada 4 orang kusta, mereka dan seisi kota sedang mengalami kelaparan, 4 orang kusta memberanikan diri untuk mendatangi perkemahan orang Aram, musuh mereka. Tuhan membuat orang Aram mendengar suara tentara yang besar, sehingga mereka melarikan diri dan 4 orang kusta dapat mendapat makanan dari perkemahan orang Aram. Setelah mengetahui ada makanan disana, segera mereka memberitahukan ke kota, 4 orang kusta itu hatinya hidup, ia tidak menyimpan hanya untuk dirinya sendiri saja, dan satu kota itu tidak jadi kelaparan.

Siapa 4 orang kusta itu?
2 Raja 8:4-5, Gehazi, Isri dan 2 anaknya

Pada pasal sebelumnya, 2 Raja-Raja 5, diceritakan tentang kusta Naaman pindah kepada Gehazi karena Gehazi menginginkan persembahan Naaman yang tidak diterima oleh Nabi Elisa, hati Gehazi mati, tapi di 2 Raja-Raja 7, hatinya yang mati telah hidup kembali. Wow... Ia mengalami pemulihan kembali, disembuhkan, posisinya yang hilang (2 Raja-Raja 8) dikembalikan, Gehazi kembali menjadi bujang Eliza.

Contoh kesaksian Pdt. Riza Solihin pernah mengalami hati yang mati dalam pelayanan, ia menolak hampir semua pelayanan untuk anak muda, rata-rata pelayanan youth ada di hari Sabtu, padahal setiap hari Sabtu cucu Pdt. Riza yang masih 18 bulan dan sangat cantik datang ke rumah Pdt. Riza, dibanding macet di jalan, melayani youth yang 20 orang, 30 orang, mending di rumah, tapi setelah hatinya dihidupkan kembali oleh Tuhan, ia sekarang bersedia melayani anak muda dan tidak menolak lagi. Hati yang mati dihidupkan, hati yang tidak perduli terhadap keselamatan orang lain, dihidupkan kembali.  

Mari kita memperhatikan kondisi hati kita, biarlah hati kita hidup kembali dalam setiap aspek kehidupan kita.
 
Tuhan Yesus Memberkati.

Khotbah Minggu, 15 Desember 2013
GBI Baranangsiang, Sukawarna, Bandung

1 komentar:

  1. mantap kang kang Riza.... terus semangat melayaani generasi muda

    BalasHapus