Mengenai Saya

Foto saya
Hai sobat-sobat terkasih dalam Tuhan Yesus Kristus, Selamat bergabung dalam Blog Catatan Khotbah Kristen, Catatan Kesaksian Harian dan Catatan Sekolah Minggu. Kami juga mengundang Saudara/i untuk tergabung dalam Facebook Diberkati N Memberkati (Sebuah forum untuk kita saling berbagi berkat, kesaksian, pengalaman dalam Tuhan Yesus, menguatkan & dikuatkan satu sama lain, semua untuk kemuliaan-NYA). Tuhan Yesus Memberkati dan Mengasihi Saudara/i :) Bagi Saudara/i yang rindu untuk menghubungi kami, baik untuk memberikan kesaksian/ memerlukan dukungan Doa, silahkan e-mail ke: diberkatinmemberkati@gmail.com - (Jesus Christ is my All in All... He is Real... He Loves Us So Much.... Yohanes 14 : 6, Kata Yesus kepadanya: Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku. Yohanes 3:16, Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya (Tuhan Yesus Kristus) tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal).

Rabu, 05 November 2014

Pelajaran Menarik dari Kehidupan Yakobus - Pdt. Subayu


Kolose 3:1, 
"Karena itu, kalau kamu dibangkitkan bersama dengan Kristus, 
carilah perkara yang di atas, di mana Kristus ada, 
duduk di sebelah kanan Allah. 
Pikirkanlah perkara yang di atas, bukan yang di bumi."

Ini berarti mata kita senantiasa memandang Allah, bukan berarti tidak bekerja, tapi yang terutama adalah menyukakan hati Tuhan, memuji menyembah Tuhan dalam roh dan kebenaran.


Yakobus 1:1, "Salam dari Yakobus, hamba Allah dan Tuhan Yesus Kristus, kepada kedua belas suku di perantauan."

Kondisi setelah Tuhan Yesus bangkit dan naik ke surga adalah penduduk Yerusalem banyak mengalami penganiayaan, oleh sebab itu mereka banyak menyebar (merantau) ke kota-kota lainnya.

Dari 12 murid Tuhan Yesus, 1 orang (Yudas) telah mati bunuh diri karena berkhianat, 10 orang mati martir, dan hanya 1 orang yaitu Yohanes yang digoreng dalam minyak panas namun tidak mati, lalu ia dibuang ke Pulau Patmos.

Yakobus ini dikenal juga sebagai Rasul Doa karena ia suka sekali berdoa, kita harus banyak berdoa, kalau tidak berdoa kita tidak akan mendapatkan apa-apa, banyak berdoa banyak mendapatkan pewahyuan dan tuntunan Tuhan, kita banyak tidak mengetahui apa yang harus kita doakan, tapi Tuhan akan memimpin kita supaya berdoa sesuai kehendak Tuhan.

Yakobus ini terus berdoa, bergumul untuk jemaat-jemaat yang ia pimpin, untuk orang-orang Yahudi, berdoa terus berdoa. Hingga ada satu waktu ia berdoa di atas Bait Suci, di tempat yang tinggi, orang-orang Farisi tidak menyukai caranya dan mendorongnya, ia jatuh namun tidak langsung mati, ia dirajam batu, dipukuli, namun segera ia berlutut lagi dan berdoa, mendoakan mereka.

Hal menarik yang harus kita pelajari dari Yakobus:

I. YAKOBUS ADALAH ORANG YANG RENDAH HATI

Yakobus adalah orang yang rendah hati. Lawannya adalah tinggi hati (sombong). Di surga tidak ada tempat untuk orang yang tinggi hati, yang tidak mau mengampuni. Tuhan paling suka dengan orang yang rendah hati.

Yakobus memperkenalkan dirinya sebagai "hamba Allah" , ia tidak memperkatakan jabatannya yang tinggi sebagai pemimpin jemaat di Yerusalem. Semua kita yang percaya Tuhan Yesus adalah hamba Allah. 

Tapi, kita tidak boleh merasa rendah diri, kita adalah anak Segala Raja, maka mata kita harus senantiasa memandang ke atas, kepada Tuhan Yesus, namun tetap rendah hati, jangan pernah merasa kalau diri kita ini hebat.

Lagu:
KASIH SETIA-MU YANG KURASAKAN
Ir. Niko Njotorahardjo

KASIH SETIA-MU YANG KURASAKAN
LEBIH TINGGI DARI LANGIT BIRU
KEBAIKAN-MU YANG T'LAH KAU NYATAKAN
LEBIH DALAM DARI LAUTAN


BERKAT-MU YANG TELAH KUTERIMA
SEMPAT MEMBUATKU TERPESONA
APA YANG TAK PERNAH KUPIKIRKAN
ITU YANG KAU SEDIAKAN BAGIKU

REFF:
SIAPAKAH AKU INI TUHAN
JADI BIJI MATA-MU
DENGAN APAKAH KUBALAS TUHAN
S'LAIN PUJI DAN SEMBAH KAU

Kita anak Tuhan tidak bisa dijamah oleh siapapun, tanpa seizin Tuhan. Sehelai rambutpun tidak ada yang jatuh tanpa seizin Tuhan. Tuhan begitu melindungi dan menjaga kita.

Tuhan sudah bilang bahwa hanya orang yang merendahkan dirinya yang akan ditinggikan, sebaliknya orang yang meninggikan diri akan direndahkan.

Contoh kerendahan hati dari Daud, ia banyak dipuji-puji oleh rakyat, ia memiliki kesempatan untuk membalas Saul yang berusaha membunuhnya, namun Daud tidak membalas sedikitpun, ia tidak mau mengusik orang yang diurapi Tuhan.

Bagaimana mencek diri kita apakah kita rendah hati atau tidak? 

1. Apakah kita mau dikoreksi? Kalau kita ditegur, diingatkan, dikoreksi lalu marah dan sakit hati, melawan, membantah, maka kita sombong.

Apabila Gembala menegur kita, mengingatkan untuk datang Doa, Cool, Ibadah, jangan membantah bilang saya sibuk.

Katakan terima kasih sudah menegur saya. Ketika kita memikirkan perkara-perkara yang diatas, Tuhan akan memikirkan perkara-perkara kita yang di bawah ini.

2. Apakah Saudara suka dipuji?

Yang dipuji itu hanya Tuhan. Dipuji-puji bisa melambungkan kita, sebentar lalu jatuh. Biarlah Tuhan yang memuji kita dan biarlah hanya Tuhan yang dipuji.

3. Apakah Saudara suka dihormati?

Kalau bukan saya maka hal ini tidak akan terjadi. Bukan, semua karena Tuhan. Kembalikan semua kepada Tuhan.

Anda bisa memiliki berkat Tuhan, usaha, pekerjaan yang diberkati semua juga hanya karena Tuhan.

II. YAKOBUS ADALAH ORANG YANG SANGAT MENGHORMATI TUHAN

Yakobus mengalami perjumpaan pribadi dengan Tuhan, ia menyerahkan hidupnya bagi Tuhan dan sangat menghormati Tuhan.

1 Korintus 15:7, "Selanjutnya Ia menampakkan diri kepada Yakobus, kemudian kepada semua rasul."

Apabila Pemimpin Pujian minta kita memuji menyembah Tuhan sambil mengangkat tangan? Kenapa tidak mau melakukannya? Atau hanya setengah tiang? Kan lebih enak kalau kita mengangkat tangan kita sepenuhnya, tanda kita berserah sama Tuhan.

Dalam Doa Pujian Penyembahan itu sangat besar kuasanya, masalah kita bisa semuanya diangkat oleh Tuhan.

Apakah kita datang Ibadah suka telat?

Hormati Tuhan, inilah yang Tuhan mau kita lakukan.

Wahyu 5:12, "katanya dengan suara nyaring: "Anak Domba yang disembelih itu layak untuk menerima kuasa, dan kekayaan, dan hikmat, dan kekuatan, dan hormat, dan kemuliaan, dan puji-pujian!"

Orang yang menghormati Tuhan pasti menjaga sikap hidupnya, menjaga kekudusan. Datang kepada Tuhan ketika kita berdoa, minta ampun, serahkan diri kepada Tuhan, maka Tuhan akan mengampuni. Darah-Nya menyucikan dosa-dosa kita.

Ketaatan adalah wujud penghormatan kita kepada Tuhan. Anak Tuhan itu perlu taat, karena kita menghormati Tuhan. Taat beribadah, konsisten, lapar dan haus terus dengan Tuhan, sehingga roh kita terus menerus menyala-nyala, ketika kita tidak menjauhkan diri dari Ibadah.

III. YAKOBUS PERDULI KEPADA ORANG-ORANG LAIN

Yakobus mengirimi para rasul dan kedua belas suku di perantauan sebuah surat, memperhatikan, menguatkan, memperdulikan sesama.

Matius 22:37-38-39, "Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu. Itulah hukum yang terutama dan yang pertama. Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri."

Wujud nyata kita mengasihi Tuhan diterjemahkan dalam kita mengasihi sesama. Kalau orang lain sakit, kita pun merasakannya, memberi, menolong. Lihatlah orang-orang di sekitar kita. Berilah maka kamu akan diberi. Engkau akan diberkati berlimpah, limpah, limpah.

Lagu:

AKU MENGASIHI ENGKAU YESUS

Aku mengasihi Engkau Yesus
Dengan segenap hatiku
Aku mengasihi Engkau Yesus
Dengan segenap jiwaku

Kurenungkan firmanMu siang dan malam
Kupegang printahMu dan kulakukan
Engkau tahu ya Tuhan tujuan hidupku
Hanyalah untuk menyenangkan hatiMu

Lagu:
HATI S'BAGAI HAMBA
Jonathan Prawira

KU TAK MEMBAWA APAPUN JUGA
SAAT KU DATANG KE DUNIA
KU TINGGAL SEMUA PADA AKHIRNYA
SAAT KU KEMBALI KE SURGA

REFF:
INILAH YANG KU PUNYA
HATI S'BAGAI HAMBA
YANG MAU TAAT DAN SETIA
PADA-MU BAPA

KEMANAPUN KU BAWA
HATI YANG MENYEMBAH
DALAM ROH DAN KEBENARAN
SAMPAI S'LAMANYA

BRIDGE:
BAGAIMANA KU MEMBALAS KASIH-MU
S'GALA YANG KU PUNYA ITU MILIK-MU
ITU MILIK-MU OH...

Tuhan Yesus Memberkati.

Khotbah Minggu, 14 September 2014
GBI Sumedang


Tidak ada komentar:

Posting Komentar